Pimpinan Tarekat di Gowa yang Klaim Bisa Tambah Umur Pengikut Jadi Tersangka

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kamis, 31 Okt 2019 15:17 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Gowa - Penyidik Polres Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) menetapkan pimpinan Tajul Khalwatiyah Gowa berinisial PL sebagai tersangka. PL ditetapkan menjadi tersangka terkait penistaan agama.

"Kami telah menetapkan pelaku yang berinisial PL sebagai tersangka dan surat pemanggilan sebagai tersangka telah dilayangkan tertanggal 31 Oktober 2019," kata Wakapolres Gowa Kompol Muhammad Fajri saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (31/10/2019).

Dalam penanganan kasus, penyidik menurut Kompol Fajri sudah memeriksa 24 orang saksi dan 2 ahli dari MUI Provinsi Sulsel dan Kemenag Kabupaten Gowa.




Polisi juga mengamankan alat bukti sebanyak 159 item dari rumah PL alias Maha Guru dan pelapor.

Pelaku dikenakan Pasal 156a KUHP dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 3, 4, dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 dan/atau UU Nomor 22 Tahun 1946.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat terkhusus warga Kabupaten Gowa agar tidak mengikuti apa yang telah disebarluaskan dan diajarkan oleh PL karena akan berakibat pada pribadi maupun keluarga," sambung Fajri.




Penanganan kasus pimpinan Tajul Khalwatiyah Gowa berawal dari pernyataan PL. PL menjanjikan pengikutnya bisa bertambah umur selama 15 tahun. PL mengaku bisa berbicara dengan Tuhan.

"PL itu mengaku bisa memperpanjang umur seseorang sampai 15 tahun. Karena katanya bisa berkomunikasi dengan Tuhan dan langsung minta," kata Ketua MUI Gowa Paka, KH Abubakar Paka. (fiq/fdn)