detikNews
2019/10/31 13:20:13 WIB

Tentang Kisah Nabi Muhammad Bertemu Rahib Buhaira di Bawah Pohon Sahabi

Erwin Dariyanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Tentang Kisah Nabi Muhammad Bertemu Rahib Buhaira di Bawah Pohon Sahabi Pohon Sahabi jadi saksi kisah Nabi Muhammad bertemu Buhaira (Foto: Dok. KBRI Amman Yordania)
Jakarta -

Kisah Nabi Muhammad SAW saat kecil bertemu seorang rahib (biarawan) Buhaira di bawah Pohon Sahabi di daerah Syam sangat populer. Tak hanya di kalangan muslim, tapi juga non muslim. Cerita itu menjadi kajian sejumlah ulama dan sejarawan. Ada yang membenarkan, tak sedikit meragukan.

Seperti apa sebenarnya kisah Nabi Muhammad SAW dan pohon Sahabi tersebut?

Ada dua versi terkait waktu kejadian Nabi Muhammad bertemu dengan Rahib Buhaira. Pendapat pertama menyebut peristiwa itu terjadi ketika Rasulullah SAW berusia 9 tahun, versi kedua disebutkan umur Beliau sudah 12 tahun. Dikisahkan, ketika itu Nabi Muhammad yang sudah yatim piatu diasuh oleh sang paman Abu Thalib.

Abu Thalib kerap berdagang ke Negeri Syam dan beberapa kali meninggalkan Muhammad di Makkah. Pada suatu hari Muhammad kecil bergelayutan di pundak sang paman, minta diikutkan berdagang ke Syam. Musabab merasa kasihan, Abu Thalib pun mengajak Muhammad.



Bersama rombongan pedagang Quraisy, Abu Thalib dan Muhammad berangkat ke Negeri Syam. Tiba di Bashra, -salah satu wilayah di Negeri Syam-, rombongan berhenti dan berteduh di bawah pohon Sahabi. Di sinilah kemudian mereka bertemu dengan Buhaira yang seorang pendeta Nasrani.

Tentang Kisah Nabi Muhammad Bertemu Rahib Buhaira di Bawah Pohon SahabiPohon Sahabi jadi saksi kisah Nabi Muhammad bertemu Buhaira (Foto: Dok. KBRI Amman Yordania)



Setelah berbincang-bincang sejenak Buhaira mengajak Abu Thalib, Muhammad, dan rombongan singgah di kediamannya untuk makan. Sebelumnya memang Buhaira sudah merasakan firasat akan bertemu dengan seorang nabi terakhir.

Kepada rombongan tersebut, Buhaira pun memberitahu Abu Thalib bahwa ada tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad SAW. Tanda itu berupa, awan yang selalu memayungi Muhammad dari terik sinar matahari selama perjalanan.

Buhaira juga melihat ketika Nabi Muhammad sedang duduk di bawah Pohon Sahabi ranting-ranting pohon menunduk berusaha menutupi Nabi Muhammad agar tidak terkena terik panas matahari. Dia pun berpesan kepada Abu Thalib untuk selalu menjaga putra kecil itu, karena suatu saat ia akan membawa keberkahan bagi umat manusia.

Terkait kisah ini, ada beda pendapat antar ulama dan sejarawan.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
BERITA TERBARU +