Keluarga Pinky Terbang ke Yordan
Jumat, 11 Nov 2005 17:01 WIB
Jakarta - Departemen Luar Negeri (Deplu) memfasilitasi keluarga Pinky Safira untuk berangkat ke Yordania. Pinky merupakan salah satu korban luka dari tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban bom bunuh diri di negara itu."Keluarga Pinky yakni pamannya berangkat hari ini," kata Juru Bicara Deplu Yuri Thamrin dalam media briefing di Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta, Jumat (11/11/2005).Bom bunuh diri yang meledak di tiga hotel milik AS di Yordania memakan korban tiga WNI. Satu WNI, Perry Pattiselanno, tewas akibat ledakan tersebut. Sementara dua lainnya, Pinky dan Haryanto Puspaningrat hanya menderita luka. Ketiga korban tersebut merupakan grup musik yang sedang dikontrak Hotel Grand Hyatt Yordan untuk memberikan hiburan selama 6 bulan. Keluarga Haryanto tidak berangkat ke Yordan karena pria itu hanya luka ringan. Pinky dan Haryanto kini berada di Wisma Duta KBRI Aman. Mengenai pemulangan jenazah Perry, Deplu sedang berkoordinasi dengan pihak Yordania agar bisa dilakukan secepatnya. Biaya pengurusan pemulangan jenazah akan ditanggung Grand Hyatt Amman. "Teknis kepulangan jenazah sedang dalam proses yang sedang dilakukan oleh KBRI," jelas Yuri.
(iy/)











































