20 Hari Menginap di DPRD, Buruh PT Musim Mas Diusir

20 Hari Menginap di DPRD, Buruh PT Musim Mas Diusir

- detikNews
Jumat, 11 Nov 2005 16:57 WIB
Pekanbaru - Ratusan buruh PT Musim Mas terpaksa bubar dari tempat mereka melakukan aksi mogok, di depan kantor DPRD Riau di Pekanbaru, Jl Sudirman gara-gara diusir aparat. Berdasarkan surat kesepakatan dari DPRD, Dinas Tenaga Kerja, dan Poltabes Pekanbaru, mereka bersedia untuk mengosongkan seluruh tenda darurat mulai pukul 15.00 WIB, Jumat (11/11/2005).Dalam kesepakatan tersebut, para buruh juga mendapat dukungan dari berbagai organisasi termasuk Walhi, yang meminta jaminan keamanan bila buruh kembali ke perumahan PT Musim Mas, di Kabupaten Pelalawan yang jaraknya sekitar 80 km arah timur dari pekanbaru.Kendati Kapoltabes Pekanbaru Kombes Elan Subilan memberikan jaminan keamanan untuk bisa kembali dengan aman, namun karyawan tidak bersedia pulang.Sikap mereka ini tentu membuat aparat keamanan tidak tinggal diam. Aparat keamanan yang terdiri dari polisi, Korem Wira Bima, polisi militer, dan ratusan polisi pamong praja, terpaksa membongkar puluhan tenda darurat yang sudah hampir 20 hari terpasang di depan pagar DPRD Riau itu.Sementara itu, dalam orasinya para buruh menolak kesepakatan yang dibuat pihak DPRD Riau. Berdasarkan pantuan detikcom, meskipun tenda darurat sudah dibongkar, para buruh tampak cuek dan tidak melawan. Ternyata mereka mengancam akan pindah kemah di kantor Gubernur Riau. Saat ini ratusan buruh melakukan long march dari kantor DPRD Riau menuju kantor Gubernur yang jaraknya sekitar 2 km. Mereka terdiri dari para orang tua dan anak-anak balita. Akibatnya ruas Jalan Sudirman saat ini macet. Sekadar diketahui, karyawan perusahaan swasta ini sudah melakukan aksi mogok selama dua bulan. Lalu mereka mendiami tenda-tenda darurat di depan kantor DPRD Riau sebagai bentuk protes mereka sejak 20 hari lalu. Salah satu tuntutannya, mereka ingin kembali dipekerjakan serta meminta aturan cuti haid yang mesti merogoh kemaluan dihapuskan. (mly/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads