Polisi Gencarkan Patroli Cegah Bule Berkelahi di Kelab Malam Seminyak

Polisi Gencarkan Patroli Cegah Bule Berkelahi di Kelab Malam Seminyak

Aditya Mardiastuti - detikNews
Kamis, 31 Okt 2019 11:23 WIB
ILUSTRASI/Foto: Grandyos Zafna
ILUSTRASI/Foto: Grandyos Zafna
Badung - Perkelahian wisatawan asing di depan kelab malam di Seminyak, Kuta, Badung, Bali dinilai meresahkan. Sebagai antisipasi, polisi akan menggencarkan patroli.

Kawasan kelab malam di Seminyak berada di perbatasan antara Kuta yang masuk wilayah Polresta Denpasar dan Kuta Utara yang masuk wilayah Polres Badung. Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dan bakal melakukan pengamanan terpadu.

"Jadi saya sudah sampaikan ke Kapolres Badung untuk buat saja pengamanan terpadu di sana. Jadi setengah punya Polresta dan Polres Badung, lakukan patroli bersama," kata Ruddi saat dihubungi, Kamis (31/10/2019).




Selain itu pihaknya juga sudah berkoordinasi untuk patroli bersama. "Saya sudah koordinasi dengan kapolsek Kuta Utara dan Polres Badung buat patroli bersama bikin pos terpadu sama-sama, untuk menjaga," terangnya.

Ruddi menduga pemicu perkelahian ini karena suasana ramai. "Karena ramai saja," terangnya.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Kuta Utara AKP I Putu Gede Anom Danujaya menuturkan pihaknya juga sudah mengatensi wilayah tersebut. Namun, untuk perkelahian tadi malam dia menyebut tidak ada laporan.

"Untuk wilayah perbatasan seputaran lokasi sudah dilakukan peningkatan patroli maupun atensi di seputaran lokasi. Saya nihil di Polsek ada laporan penganiayaan di daerah tersebut," jelas Anom.

Video perkelahian para bule itu viral di media sosial. Peristiwa terakhir terjadi Rabu (30/10) sekitar pukul 21.00 Wita.

Dalam video yang viral tersebut terlihat ada dua wanita yang terlibat dalam perkelahian tersebut. Salah satunya bahkan terlibat dorong-dorongan hingga jatuh ke jalan. Video tersebut sudah dibagikan sebanyak 1.200 kali dan mendapat ratusan komentar dari netizen.

Terlihat sekuriti maupun beberapa warga ikut melerai para bule yang berkelahi tersebut. Sementara sebelumnya peristiwa yang serupa terjadi pada Minggu (27/10) dini hari dan beberapa malam sebelumnya.

Para turis tersebut terlihat saling baku hantam dan dilerai warga. Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose juga sudah memastikan bakal menindak para turis-turis berulah tersebut.

"Nggak ada, kita nggak ada toleransi, pokoknya kita proses. Antisipasi tetap kita lakukan, ada yang melanggar kita tangkap," kata Golose setelah mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 di Lapangan Niti Mandala Renon, Jalan Raya Puputan, Denpasar, Bali, Senin (28/10). (ams/fdn)