Menag Ungkap Pembahasan Aturan Masuk Kantor Pemerintah Harus Kelihatan Muka

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 31 Okt 2019 11:17 WIB
Foto: Menteri Agama Fachrul Razi (Jefrie Nandy Satria/detikcom)
Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi menjelaskan lebih jauh soal penggunaan cadar saat masuk ke instansi pemerintahan. Menag menegaskan dirinya hanya mengatakan kalau penggunaan nikab tidak ada di ayat Alquran maupun hadis.

"Cadar tidak melarang. Tidak ada (melarang), saya sebut nikab itu tidak ada ayatnya, tidak ada hadisnya," kata Fachrul Razi di Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019).


Fachrul Razi mengatakan pelarangan cadar bukan urusannya. Namun, kata dia, instansi pemerintah mengatur PNS harus berpakaian dengan menampakkan muka sejelas-jelasnya.

"Kalau instansi pemerintah kan memang sudah jelas ada aturannya. Kalau kamu PNS memang boleh pakai tutup muka?" sebut dia.


Menag Fachrul Razi
sekali lagi menyebut aturan atau larangan penggunaan cadar sepenuhnya urusan penegak hukum. Namun, dia merekomendasikan agar orang-orang yang masuk ke instansi pemerintah tidak boleh menutup mukanya sehingga tidak dikenali.

"(Soal tamu instansi pemerintah pakai cadar) itu urusan aparat hukumlah, tapi saya rekomendasikan yang tidak boleh masuk instansi pemerntah itu satu, pakai helm. Kedua, yang mukanya nggak kelihatan, saya nggak sebut cadarlah. Kan bahaya orang masuk nggak tahu itu mukanya siapa," ucap dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2