KSAD Akan Tutup TNI Bangun Desa Ke-106 di Bali

KSAD Akan Tutup TNI Bangun Desa Ke-106 di Bali

Jabbar Ramdhani - detikNews
Rabu, 30 Okt 2019 22:46 WIB
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa disambut saat tiba di Bali. (Dok. Dispenad)
KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa disambut saat tiba di Bali. (Dok. Dispenad)
Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa akan menutup TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 di Bali. Andika telah berada di Bali.

"Direncanakan besok pagi (Kamis, 31/10), KSAD akan menutup TMMD ke-106 di Tabanan," ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya dalam keterangan tertulis, Rabu (30/10/2019).

Andika yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (Ketum Persit KCK) Hetty Andika Perkasa disambut dengan tarian adat Amerta Sri Buana saat tiba di Bali.


Kedatangan Andika dan rombongan disambut Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto dan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di ruang transit Base Ops Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

"Tiba di Bandara, KSAD dan Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana disambut dengan tari adat penyambutan, yaitu Amerta Sri Buana, melambangkan pertemuan antara Purusa (laki-laki) dan Predana (perempuan) yang akan menciptakan kesejahteraan bagi makhluk hidup seluruh alam semesta," jelasnya.

Prosesi ini diawali dengan pemasangan udeng (tutup kepala) dan kamen (kain khas Bali) kepada Andika oleh Cok Ace. Sementara kepada Hetty, disematkan kamen (kebaya) dan selendang oleh istri Cok Ace, Tjok Putri Hariani Ardhana Sukawati.

Acara ramah tamah KSAD di GOR Praja RaksakaAcara ramah-tamah KSAD di GOR Praja Raksaka. (Dok. Dispenad)

"Pemasangan kamen, merupakan simbol penghormatan terhadap ibu pertiwi, sedangkan udeng merupakan simbol pemimpin yang selalu melindungi masyarakat dan pemusatan kecerdasan serta mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi," jelas Candra.


Selanjutnya
Halaman
1 2