detikNews
2019/10/30 19:38:28 WIB

Buang Sabu ke Toilet, Nunung Sudah Tahu Rumahnya Didatangi Polisi

Yulida Medistiara - detikNews
Halaman 1 dari 3
Buang Sabu ke Toilet, Nunung Sudah Tahu Rumahnya Didatangi Polisi Nunung saat menjalani sidang di PN Jaksel. (Yulida/detikcom)
Jakarta - Terdakwa kasus narkoba Tri Retno Prayudati alias Nunung mengaku membuang 2 gram sabu ke toilet kamarnya sebelum digerebek, Nunung mengaku sudah tahu 'tamu' yang datang ke rumahnya adalah polisi.

Nunung mengatakan ditangkap pada 19 Juli 2019 setelah salat Jumat. Saat itu, dia baru saja membeli sabu dari Hadi Muherianto atau Heri sebanyak 2 gram pada pagi harinya.

Nunung memberikan uang Rp 3,7 juta atas pembelian itu kepada Heri. Setelah waktu salat Jumat, Nunung diberi tahu pembantunya ada tamu yang datang, tetapi Nunung langsung berpikir tamu tersebut adalah polisi.



"Pada saat tanggal 19 Juli setelah Jumatan, ada polisi. Saya masih siap-siap berangkat kerja. Saya dibilangi mbak di rumah, 'Ibu, ada tamu.' Terus yang kedua kali bilang sama suami saya, coba lihat ada orang di luar, lama, tapi ada feeling pas polisi," ujar Nunung saat diperiksa sebagai terdakwa di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019).

Karena orang yang datang tersebut semakin ramai, Nunung merasa tamu tersebut adalah polisi. Nunung panik dan takut karena pagi harinya membeli sabu dari seseorang.

"Terus mbaknya ketok, 'Bu, tamunya semakin banyak.' Mbaknya bilang gitu, saya sudah merasa pasti itu polisi," kata Nunung.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com