detikNews
2019/10/30 16:21:57 WIB

WP KPK Minta Tim Teknis Polri Ungkap Kasus Teror Novel 31 Oktober

Ibnu Hariyanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
WP KPK Minta Tim Teknis Polri Ungkap Kasus Teror Novel 31 Oktober Novel Baswedan (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Tim teknis yang dibentuk Polri untuk mengusut kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan akan berakhir pada 31 Oktober 2019. Wadah Pegawai (WP) KPK meminta Polri menyampaikan hasil dari proses pengusutan kasus tersebut.

"Kami harapkan tanggal 31 Oktober ketika kerja tim teknis berakhir, sudah dapat sampaikan hasilnya. Apapun hasilnya, baik pelakunya tertangkap atau belum tertangkap, ditemukan fakta-fakta baru, bukti-bukti baru, kesaksian baru, bisa diumumkan," kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo kepada wartawan, Rabu (30/10/2019).

Yudi mengatakan penyampaian hasil tersebut sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban terhadap publik. Menurut Yudi, penyampaian hasil proses pengusutan itu bisa dijadikan bahan evaluasi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap kinerja tim tersebut.


"Sehingga dari sini Bapak Presiden Jokowi bisa evaluasi terhadap kinerja yang sudah dilakukan selama ini. Apalagi sebelumnya Pak Jokowi juga sudah memotong dari 6 bulan hasil rekomendasi Tim Pencari Fakta (TPF) Gabungan pakar dan kepolisian menjadi 3 bulan," ujarnya.

Selain itu, Yudi menaruh harapan besar kepada Komjen Idham Azis yang kini menjadi calon tunggal Kapolri. Ia berharap Idham Azis memiliki keseriusan dalam mengusut tuntas penyerangan terhadap Novel Baswedan.

"Saat ini tentu saja kami menunggu Pak Idham Azis menjadi Kapolri sehingga memiliki kewenangan yang lebih besar dan lebih luas. Dan kami harapkan kasus pelaku pengungkapan Bang Novel baik itu pelaku langsung ataupun yang menyiram, dalang-dalang itu segera diungkap dan jadi prioritas dalam misalnya 100 hari kepeminpinannya beliau," ujar Yudi.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com