Keroyok Perempuan di Depan Bar di Kuta, 2 WN Kenya Diadili

Aditya Mardiastuti - detikNews
Rabu, 30 Okt 2019 16:09 WIB
Foto: 2 WN Kenya diadili karena keroyok perempuan di Bali (Dita-detikcom)
Denpasar - Dua warga negara (WN) Kenya Ruth Berly A Tieno (22) dan Lorine Namelok Sale (22) diadili karena kasus pengeroyokan. Keduanya mengeroyok korban sampai babak belur di depan salah satu bar di Jl Popies, Kuta, Badung.

"Bahwa terdakwa Ruth Berly A Tieno dan Lorine Namelok Sale secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang dan kekerasan yang digunakan mengakibatkan luka-luka yang dilakukan oleh para terdakwa," kata jaksa penuntut umum I Nyoman Triarta Kurniawan saat membacakan surat dakwaan di PN Denpasar, Jl PB Sudirman, Denpasar, Bali, Rabu (30/10/2019).

Peristiwa itu terjadi Senin (5/8) pukul 02.30 Wita di depan Bar Seven di Jl Popies II, Legian, Kuta. Korbannya seorang wanita bernama Joaninha Maria Graciet Verdial Vieira yang saat itu tengah berjalan bersama adiknya di Jl Raya Legian tiba-tiba dihampiri terdakwa Ruth.

"Perjalanan korban dihentikan oleh terdakwa Ruth Berly A Tieno dan adik korban duluan pergi ke hotel, lalu terdakwa Ruth Berly A Tieno memegang kedua tangan saksi dan mengatakan "Do you now Lionel, where's him now?" langsung saksi menjawab "Lionel is Timor" sehingga terdakwa Ruth Berly E Tieno langsung memegang kedua tangan korban lalu membenturkan dahinya ke arah hidung korban hingga mengalami luka bengkak," ujar Triarta.



Tak berhenti di situ, terdakwa Ruth juga melakukan pemukulan sebanyak dua kali ke arah bibir korban hingga berdarah. Terdakwa lalu memukul bagian belakang telinga kiri korban dan menjambak rambut korban serta menjegal kaki korban hingga terjatuh.

"Bersamaan dengan itu terdakwa Lorine Namelok Sale langsung memegang rambut korban menggunakan kedua tanganya lalu membenturkan kepala korban ke aspal. Selanjutnya terdakwa Lorine Namelok Sale menginjak bahu sebelah kiri korban sambil memegang kedua tangan korban," paparnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2