Tewasnya Azahari, Asing Hanya Bantu Pemeriksaan Laboratorium
Jumat, 11 Nov 2005 14:27 WIB
Batu -
Ada sejumlah polisi asing yang berada di lokasi tewasnya teroris kelas kakap Dr Azahari. Ikut penyelidikan-kah? Mereka hanya membantu dalam pemeriksaan laboratorium dan tidak ikut melakukan penyelidikan, apalagi intervensi. Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Makbul Padmanegara menjelaskan peranan polisi asing yang berada di bekas kontrakan Azahari di Perumahan Flamboyan Indah, Jl. Flamboyan Raya, Kota Batu, Jawa Timur, Jumat (11/11/2005). Menurut Makbul, para polisi asing itu tidak ikut dalam penyelidikan dan hanya membantu dalam pemeriksaan laboratorium. "Kalau secara laboratorium, kita saling mendukung," ungkap dia.Karena itu, dia menilai kehadiran tim dari asing itu wajar-wajar saja. Sebab, mereka sedang dalam tahap belajar. "Jadi, hasil belajar ini bisa digunakan mereka bila wilayah mereka menjadi sasaran bom," ungkap dia. Saat ini, kata Makbul, ada tiga negara yang akan membantu pemeriksaan laboratorium dalam kasus tewasnya Azahari ini. Tim dari Australia dan Inggris sudah datang ke lokasi pagi tadi. "Tim dari Malaysia siang ini akan datang," jelas dia. "Kita harus terbuka, tidak boleh tertutup. Tetapi, harus tetap berkaitan dengan pemeriksaan laboratori. Kalau penyelidikan dan penyidikan, 100 persen tetap di pihak kita," imbuhnya.Selidiki Bom Azahari dengan Bom Bali IIMakbul belum bisa membeberkan hasil identifikasi barang-barang bukti milik Azahari. Hingga saat ini, barang bukti itu masih dalam pemeriksaan dan belum akan selesai hari ini. "Kita akan secepatnya menyelesaikan," kata dia. Tentang apakah bom yang ditemukan di markas Azahari ini sama dengan bom yang meledak di Kuta dan Jimbaran 1 Oktober lalu, Makbul belum bisa memastikannya. "Polisi masih menyelidiki antara satu dengan yang lain," kata dia. Makbul juga masih bungkam saat ditanya tentang skenario besar Azahari yang telah membuat 42 rangkaian bom. Saat ditanya apakah bom-bom itu digunakan untuk melakukan serangan malam natal, Makbul hanya berujar, "Itu kamu sendiri". Tentang isi data-data di dua komputer Azahari, Makbul menyatakan, polisi masih menyelidikinya. Apakah ada data tentang rencana bom Azahari selanjutnya? "Itu rahasia kita. Apabila suatu saat perlu dipublikasikan, kita akan menyampaikanlah," ujar dia.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































