detikNews
2019/10/29 20:58:44 WIB

Mengenal Tujuh Wilayah Adat Papua yang Jadi Dasar Pemekaran

Danu Damarjati - detikNews
Halaman 1 dari 4
Mengenal Tujuh Wilayah Adat Papua yang Jadi Dasar Pemekaran Foto ilustrasi: Festival Lembah Baliem (Mohamad Arief Rizky/d'Traveler)
Jakarta - Papua akan dimekarkan sesuai dengan wilayah-wilayah adatnya. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah setuju. Ada tujuh wilayah adat di Papua.

Dilansir situs Indonesia.go.id yang dikelola pemerintah, Rabu (29/10/2019), rencana pemekaran yang diungkapkan tokoh-tokoh Papua ke Presiden Jokowi pada 10 September lalu didasarkan atas tujuh wilayah adat.



Dilansir situs Badan Penghubung Daerah Provinsi Papua, 7 wilayah adat itu terdiri dari 5 wilayah adat di Provinsi Papua saat ini, dan 2 wilayah adat di Provinsi Papua Barat saat ini.

Wilayah-wilayah adat ini digunakan untuk mengelompokkan suku-suku di Papua, suatu fakta kebhinnekaan yang perlu dijaga. Sejak dahulu, orang asli Papua sudah mengenal batasan-batasan wilayah berdasarkan pembagian suku. Batasan-batasan pembagian suku ini diwariskan secara turun-temurun dari nenek moyang. Konsep pembagian suku didasarkan atas hubungan kekerabatan, perkawinan, hak ulayat, tipe kepemimpinan, ciri-ciri fisik, hingga geografis.

Pemerintah Belanda dan ilmuwan Barat kemudian membuat pemetaan konsep pembagian enam wilayah administrasi berdasarkan faka budaya itu. Hasilnya adalah 'Pembagian 6 Wilayah Administratif oleh Pemerintah Belanda', 'Culture Provinsi oleh GJ Held', 'Wilayah Gaya Seni oleh Wingert, Rapl Linton, A Gerbrands dan S Koijman'. Konsep-konsep itu kemudian diadopsi dalam Pemetaan Suku Bangsa di Tanah Papua oleh Dewan Adat Papua (DAP), antropolog Universitas Cenderawasih, Summer Institute of Linguistic (SIL), dan Dinas Kebudayaan pada tahun 2008.

Simak rinciannya:
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com