detikNews
2019/10/29 20:16:37 WIB

Kemenhub: Sistem 2-1 Puncak Tak Maksimal, Ada Hambatan Belum Terantisipasi

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kemenhub: Sistem 2-1 Puncak Tak Maksimal, Ada Hambatan Belum Terantisipasi Uji coba sistem 2-1 Puncak, Bogor. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyoroti masih semrawutnya jalur Puncak, Bogor, meski sudah dilakukan uji coba sistem kanalisasi 2-1. Dirjen Perhubungan Darat (Dirjen Hubdar) Budi Setiyadi mengatakan uji coba pertama sistem 2-1 belum maksimal karena masih ada sejumlah titik kemacetan.

"Uji coba kemarin belum maksimal karena masih ada hambatan-hambatan yang belum terantisipasi oleh kita dan setelah uji coba, baru ketahuan. Persoalannya di mana gitu. Kemarin diantisipasi oleh kita dengan rapat-rapat. Jadi satu sisi mungkin bisa berjalan dari bawah 2 lajur, lajur 1-2, tapi kemudian di depan ada perbaikan jalan. Itu jadi bottleneck," kata Budi, ketika dihubungi, Selasa (29/10/2019).


Budi menerima catatan adanya sejumlah titik yang menjadi sumber masalah diberlakukannya sistem 2-1 di Puncak Bogor. Pertama, kata Budi, permasalahannya ada di kawasan Megamendung.

"Persoalan kedua ada di Pasar Cisarua. Persoalan ketiga ada di perbaikan jalan yang sedang dilakukan PU. Jadi ada penyempitan. Jadi ada tiga persoalan utama yang menurut saya uji cobanya tidak maksimal," jelasnya.




Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com