Didakwa Korupsi Proyek Jalan Desa, Kades di Serang Duduk di Kursi Pesakitan

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 29 Okt 2019 15:16 WIB
Ilustrasi (dok.detikcom)
Serang - Kepala Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Jaed Muklis didakwa melakukan korupsi dana desa sebesar Rp 531 juta. Ini merupakan Kades dari Kabupaten Serang yang kesekian kalinya kena kasus serupa.

Di sidang dakwaaan di Pengadilan Tipikor Serang, Jaed didakwa telah memperkaya diri sendiri dari pekerjaan pengerasan jalan, tembok penahan tanah, paving blok dan proyek gorong-gorong pada 2016. Korupsi yang dllakukannya menjadi temuan dalam audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Audit menemukan bahwa dalam proyek yang dilaksanakan tersebut terdapat selisih akibat perbedaan volume dan spesifikasi.

"Bahwa perbuatan yang dilakukan terdakwa dalam pengelolaan dana desa merupakan perbuatan melawan hukum karena tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Iwan Sulistiawan selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Serang, Jl Serang-Pandeglang, Banten, Selasa (29/10/2019).

JPU mengatakan bahwa terdakwa telah mengembalikan kerugian Rp 132 juta sehingga sisa kerugian negara berjumlah Rp 365 juta. Perbuatan terdakwa diancam dengan hukuman sesuai Pasal 3 jo Pasal 16 ayat (1) huruf b UU Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Catatan detikcom, pada bulan ini saja atau Selasa (15/10) lalu, seorang kepala desa di Pulo Panjang, Kabupaten Serang, Sukari divonis 5 tahun penjara akibat korupsi dana desa. Ia melakukan pelaporan fiktif pada dana desa senilai Rp 2,2 miliar. Ia divonis majelis hakim Tipikor Serang 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta.




Tonton video Jaksa Agung ST Burhanuddin: Kakak Saya Korupsi, Tak Gebukin:

[Gambas:Video 20detik]



(bri/asp)