Polisi Pastikan Aktivis Golfrid Kecelakaan, Penyelidikan Disetop

Ahmad Arfah Lubis - detikNews
Selasa, 29 Okt 2019 13:59 WIB
DOK/ Polisi Olah TKP Kasus Tewasnya Aktivis Walhi di Medan (Budi-detikcom)
Medan - Polda Sumatera Utara (Sumut) menghentikan penyelidikan kasus kematian aktivis Walhi Sumut Golfrid Siregar. Polisi menyebut Golfrid meninggal karena kecelakaan tunggal.

Kasubdit Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menegaskan penelusuran kematian Golfrid sudah tuntas.

"Sudah disimpulkan, kemarin kan sudah di rilis juga dan dihadiri langsung oleh Pak Kapolda. Sejak saat itu kasus ini dihentikan penyelidikannya," kata MP Nainggolan, Selasa (29/10/2019).

Polisi ditegaskan Nainggolan mempersilakan tim investigasi bentukan Walhi menyerahkan petunjuk atau temuan baru terkait dugaan kejanggalan kematian Golfrid.

"Kalau ada bukti-bukti yang menunjukkan kalau itu bukan kecelakaan ya silakan saja dibawa kemari. Kita kan tidak bisa paksakan kalau itu pembunuhan, karena bukti-buktinya jelas kejadian itu karena kecelakaan tunggal. Apalagi keterangan istrinya mengatakan kalau Golfrid itu tidak memiliki musuh," papar Nainggolan.





Golfrid Siregar mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik. Dia ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di Underpass Titikuning, Medan, Kamis (3/10) sekitar pukul 01.00 dini hari.

Walhi Sumut menilai banyak kejanggalan dari peristiwa yang menimpa almarhum Golfrid. Sebab, kepala korban mengalami luka serius, seperti dipukul dengan benda tumpul. (fdn/fdn)