Kata Pengamat soal Usulan Anggaran Jalur Sepeda Rp 73 M Pemprov DKI

Isal Mawardi - detikNews
Selasa, 29 Okt 2019 07:05 WIB
Foto ilustrasi jalur sepeda yang sulit steril dari kendaraan: Grandyos Zafna-detikcom


Amir mengatakan Pemprov DKI mesti detail dan rinci dalam membuat master plan pembangunan jalur sepeda agar anggaran besar itu dapat disetujui DPRD.

"Ini harus rinci, tahun 2020 ini bisa keberapa dulu, karena juga kan jalur sepeda itu ada bagian yang apa namanya, mungkin ambil perkarangan orang, ada pembebasan lahan dan lain-lain, dari awal harus ada perencanaan," ujar Amir

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta belum sepakat soal anggaran pembangunan jalur sepeda. DPRD merasa rencana itu belum jelas dan mendadak naik dari rencana awal.

"Semula Rp 4,498 miliar, ada penambahan Rp 69,272 miliar total Rp 73,771 miliar. (Penambahan) sesuai dengan program DKI untuk mewujudkan pembangunan jalur sepeda di Jakarta. Tahun ini (rencana) 63 km dari target (2022) 500 km jalur sepeda," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat pemaparan di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (28/10).



Salah satu anggota Komisi B dari Fraksi DPRD DKI Jakarta, Manura Siahaan, bertanya soal rencana besar (master plan) pembangunan jalur sepeda. Jika tidak ada, anggaran ini kemungkinan akan dicoret.

"Kalau tak mampu tunjukkan itu (master plan) saya rekomendasikan dicoret. Semua yang tidak terintegrasi dengan mengatasi kemacetan, dicoret," kata Manura.

Sementara itu, Sekretaris Komisi C Pandapotan Sinaga, bertanya soal alasan peningkatan anggaran. Padahal Pandapotan menyebut ada pemotongan rencana anggaran secara umum di DKI Jakarta.

"Setelah lakukan efisiensi, kalian malah naik Rp 69 miliar. Perencanaan bagaimana? Harus dipastikan, nggak mungkin selama satu hari bisa naik," kata Pandapotan.
Halaman

(isa/zap)