Terbukti Suap Sukiman, Eks Plt Kadis PUPR Pegaf Divonis 1,5 Tahun Bui

Faiq Hidayat - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 20:56 WIB
Sidang vonis Natan Pasomba (Faiq Hidayat/detikcom)
Sidang vonis Natan Pasomba (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Mantan Plt Kadis PUPR Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat, Natan Pasomba, divonis 1,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Natan terbukti bersalah menyuap mantan anggota DPR dari Fraksi PAN, Sukiman.

"Menyatakan terdakwa Natan Pasomba telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata hakim ketua R Iim Nurohim saat membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta, Senin (28/10/2019).


Natan terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Uang suap yang diberikan Natan kepada Sukiman sebesar sebesar Rp 2,6 miliar dan USD 22 ribu (sekitar Rp 312 juta). Uang tersebut bertujuan agar Sukiman mengupayakan Kabupaten Pegunungan Arfak mendapatkan alokasi anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017, APBN Perubahan 2017, dan APBN 2018.


Natan juga memberikan uang Rp 1 miliar kepada Rifa Surya selaku Kepala Seksi Perencanaan Dana Alokasi Khusus Fisik Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan dan memberikan Rp 400 juta untuk Suherlan selaku tenaga ahli anggota DPR dari Fraksi PAN.

Pemberian uang ke Sukiman itu dilakukan Natan bersama Staf Dinas PU Pegunungan Arfak Sovian Latilipu dan Nicholas Tampang Allo. Natan memberikan fee kepada Sukiman terkait pengurusan APBN-P 2017.
Selanjutnya
Halaman
1 2