Hati-hati! Kawasan Kemang Raya Jaksel Mulai Dibagi 3 Lajur Hari Ini

Hati-hati! Kawasan Kemang Raya Jaksel Mulai Dibagi 3 Lajur Hari Ini

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 19:46 WIB
Hati-hati! Kawasan Kemang Raya Jaksel Mulai Dibagi 3 Lajur Hari Ini
Kondisi Kemang Raya. (Foto: Lisye/detikcom)
Jakarta - Di media sosial ramai dibahas soal Jalan Raya Kemang yang sebelumnya dua lajur kini menjadi tiga lajur. Kondisi ini disebut membingungkan pengendara saat melintas. Seperti apa kondisinya?

detikcom memantau suasana di Jalan Raya Kemang, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2019) sore. Di lokasi ini memang terlihat jalan yang sebelumnya dua lajur kini dibagi menjadi tiga lajur.



SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalan Kemang Raya dibagi menjadi tiga lajur menggunakan pembatas traffic cone. Pantauan di lokasi, terlihat traffic cone dipasang mulai dari lampu merah di dekat ruko Anomali Coffee hingga ke pertigaan yang mengarah Jeruk Purut, tepatnya di dekat Jumbo Kupi.

Disepanjang Jalan Kemang Raya juga tampak pembangunan trotoar sedang berjalan. Beberapa material pun masih berada di dekat pembangunan trotoar.

Tidak terlihat petugas Dishub di lokasi ketika jalan di Kemang Raya mulai dibagi menjadi 3 lajur. Meski demikian, lalu lintas di kawasan Kemang Raya terlihat ramai lancar.



Dikonfimasi terpisah, Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Selatan, Christianto, menjelaskan, pihaknya memang melakukan rekayasa lalu lintas di Jalan Kemang Raya mulai hari ini. Dia mengatakan rekayasa dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan kemang.

"Baru hari ini (diberlakukan)" kata Christianto, saat dikonfirmasi.




Dia menerangkan rekayasa lalu lintas ini diberlakukan sejak pagi hingga malam hari. Untuk pagi hari, rekayasa yang dilakukan yakni jalur dari arah Cilandak menuju Bangka diberlakukan dua lajur, untuk arah sebaliknya hanya satu lajur.

"Itu kan 3 lajur dua arah, jadi kita bagi sesuai arus lalu lintas. Kalau pagi pukul 06.00 WIB yang ramai itu kan dari arah selatan ke utara, arah Cilandak. Itu dua lajur. Nanti kalo sore pukul 16.00 WIB terus ke atas sebaliknya," kata Christianto.



Christianto mengatakan rambu yang menandakan memasuki area 3 lajur hanya menggunakan traffic cone. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi kecepatan.

"Kita kan kasih traffic cone yang 3 lajur, biar orang tidak bingung kalau di sana kan masih ada marka 2 lajur, Kemang Raya sudah di marka 3 lajur. Imbauan kita kurangi kecepatan banyak cone jangan ditabrak," katanya.

Agus (20), salah satu pengendara motor yang melintasi Kemang Raya mengaku terganggu dengan adanya pemasangan traffic cone. Dia mengatakan lajur menjadi lebih sempit.

"Ganggu banget, ya kan semakin sempit. Kalau mau nyalip kan takutnya nabrak," katanya di wawancarai terpisah.



Halaman 2 dari 2
(lir/idn)


Berita Terkait