Dituntut 9 Tahun Bui di Kasus e-KTP, Markus Nari: Tak Ada Buktinya

Dituntut 9 Tahun Bui di Kasus e-KTP, Markus Nari: Tak Ada Buktinya

Faiq Hidayat - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 16:43 WIB
Markus Nari (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Markus Nari (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Eks anggota DPR Markus Nari dituntut 9 tahun penjara karena diduga menerima uang proyek e-KTP. Markus menyebut kasus yang dituduhkan kepadanya tak ada buktinya.

"Kasus ini tidak ada buktinya. Kita dari awal tidak pernah tahu uang apa yang diberikan, tidak pernah ada dalam persidangan. Berapa jumlahnya nggak jelas, mata uang apa yang diberikan itu tidak jelas dalam persidangan," kata Markus Nari usai sidang di Pengadilan Tipikor, Jl Bungur Raya, Jakarta, Senin (28/10/2019).



Dalam fakta persidangan, menurut Markus, salah satu terpidana kasus e-KTP Andi Narogong tidak pernah memberikan uang kepada dirinya. Andi Narogong, kata Markus, tidak pernah meminta seorang untuk memberikan uang.

"Andi Narogong dalam fakta persidangan tidak pernah pernah memberikan uang kepada saya. Tidak pernah menyuruh memberikan uang," ucap dia.

"Jadi kita bersidang selama beberapa hari, sia-sia saja karena tidak dipertimbangkan dalam persidangan tuntutan JPU," sambung Markus.
Selanjutnya
Halaman
1 2