Demo di Jalan MH Thamrin, Massa Buruh Tolak Iuran BPJS Naik

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 16:35 WIB
Massa buruh menggelar demonstrasi di Jalan MH Thamrin. (Sachril/detikcom)

Menurutnya, dalam rencana revisi yang sudah dibahas sejumlah pasal dinilai dipaksakan dan tak transparan. Dia juga meminta pemerintah tidak mematikan daya kritis pemuda.

"Pemerintah hari ini walau hari ini bilang baik-baik saja, tapi ada kondisi yang tidak baik," tuturnya.


"Apa yang kami suarakan ini adalah murni kepentingan rakyat, bukan hanya sekadar dikasih instruksi. Kalau kita ingat 5 tahun sebelum Jokowi-Ma'ruf, tapi Jokowi-JK, pada saat itu bagaimana menjanjikan hidup layak upah layak kerja, tapi dalam faktanya, Kebijakan itu dikeluarkan dalam PP 78 yang bertentangan," sambungnya.

Selain itu, dia juga menyebut ada dugaan intervensi yang membuat para peserta aksi dari daerah lain tak bisa ikut aksi di Jakarta. Dia menilai hal itu menunjukkan negara yang antikritik.

"Bagi kami menyampaikan, ketika ada intervensi, menyampaikan bahwa orang tidak boleh turun ke jalan walau itu imbauan atau apa pun, itu adalah bentuk intervensi. Artinya negara ini anti kritik. Misalkan di Bandung. PO bus-nya di intimidasi, diancam, trayeknya dicabut izinnya karena bawa massa," tutur Nining.
Halaman

(haf/tor)