Tolong! Tukang Gorengan di Dompu NTB Butuh Biaya Operasi Kanker Payudara

Faruk Nyckrawi - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 10:40 WIB
Foto: Tukang Gorengan di Dompu NTB Butuh Biaya Operasi Kanker Payudara (Faruk-detikcom)
Foto: Tukang Gorengan di Dompu NTB Butuh Biaya Operasi Kanker Payudara (Faruk-detikcom)
Dompu - Fina Putri Sumrlina (27) kini tengah terbaring lemah di Rumah Sakit Umum Dompu, NTB menahan sakit yang dideritanya. Tukang gorengan ini mengidap penyakit kanker payudara stadium 4.

Fina yang adalah warga Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, merupakan anak yatim piatu. Dia sudah mengidap kanker payudara sejak tahun 2018. Sejak ditinggal oleh kedua orangtua nya, Fina hanya hidup dengan keluargaya.

Kanker payudara yang kini mengancam hidup Fina berawal dari benjolan kecil yang muncul di payudara nya. Saat itu, dia tidak menyangka bahwa benjolan tersebut merubah nasib hidupnya lebih buruk seperti sekarang ini.



Keinginannya untuk tidak berobat berdampak buruk pada kesehatannya, kondisinya yang semakin parah menjadi momok yang menakutkan Fina. Dia tidak menyangka jika benjolan itu adalah awal dari kanker payudara.

"Tahun lalu dia sudah mengetahui sakit yang ia derita. Hanya saja, saat itu baru satu benjolan dan sekarang ini bertambah satu lagi. Kami sudah sarankan untuk berobat, tapi dia tidak mau karena khawatir menyusahkan orang. Apalagi saat itu dia sedang merawat almarhumah ibunya," kata Diyatmi Yati, pada wartawan, Senin (28/10/2019).



Fina sehari-hari hanya berjualan gorengan di lapak kecil pinggir lapangan bola yang tak jauh dari rumahnya sebelum penyakit kanker payudara yang menderanya sampai stadium 4.

Kondisinya yang semakin memburuk mengharuskan Fina untuk segera dioperasi, namun kendala biaya yang menjadi penghambatnya.

Di tengah keterbatasan biaya, Fina dan keluarganya menunggu uluran tangan dari pada para dermawan. Meskipun beberapa hari terakhir ada yang meringankan bebannya.

"Kami tidak tahu harus berbuat apa, hanya menunggu keajaiban dari Allah dan orang-orang baik yang mau membantu biaya pengobatan Fina," ujarnya. (rvk/rvk)