Pasca-5 Siswa SMP Tenggelam, Tetua Adat Baduy Minta Wisatawan Hormati Aturan

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Minggu, 27 Okt 2019 12:53 WIB
Evakuasi jasad Anak SMP di Baduy tewas tenggelam (Foto: dok istimewa)
Jakarta - Tetua adat Baduy minta wisatawan yang datang ke wilayahnya menghormati adat setempat. Termasuk jika perlu, wisatawan memanfaatkan pemandu yang asli dari Baduy karena lebih tahu kondisi alam dan istiadat.

Kepala desa khusus adat Baduy, Jaro Saija mengatakan, wisatawan ke daerahnya kadang tidak memperhatikan aturan setempat. Jika memanfaatkan warga asli Baduy sebagai pendamping, mereka paling tidak bisa memberi arahan mana yang harus dilakukan dan dilarang.

"Orang Baduy tahu mana yang dilarang dan harus dihargai. Kebanyakan yang sudah-sudah wisatawan begitu (tak melibatkan warga Baduy)," kata Saija saat berbincang dengan detikcom melalui sambungan telepon di Serang, Banten, Minggu (27/10/2019).



Bahkan kadang-kadang, Saija menceritakan ada wisatawan yang asal masuk ke kawasan adat. Hal ini tentunya membuat masyarakat setempat risih dan tidak nyaman.

"Kekhawatiran kami menjaga keselamatan, keamanan, dan ketertiban. Tapi yang sudah-sudah terus terang saja tidak nyaman, (apalagi) nyelonong dari luar," katanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2