"Kami juga pengin ada kebagian dibangun LRT ya," ucap Ade di sela peninjauan Jalan Raya Puncak di TMC Gadog, Kabupaten Bogor, Minggu (27/10/2019).
Dalam peninjauan itu, Ade bersama Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi. Ade pun menyampaikan keinginannya soal LRT itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau misalnya ada (LRT ke Kabupaten Bogor), dari Jakarta terus ke Cianjur lewat Puncak nyambung ke Bandung. Jadi nggak usah lewat jalur lain," imbuh Ade.
Budi pun memberikan tanggapan atas permintaan Ade itu. Dia menyebutkan infrastruktur di wilayah tersebut penting karena digunakan untuk kepentingan logistik.
"Untuk yang berbasis kereta, Kementerian Perhubungan... dari Bogor sampai ke Sukabumi itu dibangun double track ya. Kemudian dari Sukabumi ke Cianjur, Cianjur sampai Padalarang itu akan akmi aktivasi jalur kereta yang sudah ada," kata Budi.
PKL Jalur Puncak Dipindah
Selain itu, Ade mengatakan para PKL di jalur Puncak akan dipindahkan. Saat ini lokasi untuk menampung para PKL itu sedang disiapkan.
"Kami sedang membangun rest area untuk menampung 516 PKL yang tersebar. Sebagian sudah ditertibkan untuk menunggu relokasi mereka. Jadi kami menggeser mereka, bukan menggusur," kata Ade.
Uji coba sistem 2-1 di Jalur Puncak (Sachril Agustin Berutu/detikcom) |
Namun Ade tidak menjelaskan PKL di mana saja yang akan dipindahkan. Dia hanya mengatakan keberadaan PKL mengganggu arus lalu lintas.
"PKL adalah penyebabnya. Orang yang turun atau naik di Puncak, berhenti sesukanya di lapak-lapak PKL," imbuh Ade.












































Uji coba sistem 2-1 di Jalur Puncak (Sachril Agustin Berutu/detikcom)