PKL di CFD Bundaran HI Jualan di Tengah Jalan, Masyarakat Terganggu

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 27 Okt 2019 08:14 WIB
Foto: PKL di CFD Bundaran HI jualan hingga ke tengah jalan (Isal Mawardi/detikcom)
Jakarta - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) menjajakan dagangan di Car Free Day (CFD), Bundaran HI, Jakarta. Mereka berjualan hingga ke tengah jalan.

Pantauan detikcom di Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (27/10/2019) pukul 07.32 WIB, PKL memenuhi jalan. Mereka tidak hanya berdagang di trotoar, namun juga di tengah jalan.


Para pedagang menjajakan dagangannya di tengah jalan. Mereka menjual makanan, pakaian, hingga buah-buahan.

Padahal di sejumlah titik terdapat papan peringatan dari Dishub Pemprov DKI yang menandakan ruas jalan untuk pejalan kaki dan pesepeda.

PKL di CFD Bundaran HI Jualan di Tengah Jalan, Masyarakat TergangguFoto: PKL di CFD Bundaran HI jualan hingga ke tengah jalan (Isal Mawardi/detikcom)

Hal itu membuat sejumlah pejalan kaki dan pesepeda terhalangi lajunya. Arus memadat di titik-titik PKL menggelar dagangannya di tengah jalan.


"Terganggu sih (dengan PKL yang berjualan di tengah jalan). Seharusnya berjualannya di tempat yang sudah disediakan, kalau di trotoar ya di trotoar," ujar seorang pengunjung CFD, Alif (24), kepada detikcom.

Warga lainnya, Panji (26) juga merasa terganggu dengan kehadiran PKL di tengah jalan. Menurutnya CFD itu harus mengutamakan orang-orang yang hendak berolahraga.

"Kalau saya sebagai masyarakat sih seharusnya lebih teratur ya, ini mengganggu banget sih, karena kepentingan CFD kan itu mengurangi kendaraan untuk olahraga sebenarnya, walaupun family time cuma spare-nya harusnya lebih teratur ya. (PKL di tengah jalan) sangat-sangat mengganggu buat saya sih, soalnya kan kalau buat dagang (ada) taman (untuk) jajan, di sini (trotoar) juga sudah disediakan, jadi mereka-mereka ini lebih nggak tertib aja sih. Amat sangat mengganggu," ujar Panji.

Hal senada diutarakan seorang pedagang es jeruk, Ari (29). Ia mengakui PKL yang berjualan di tengah jalan mengganggu orang-orang yang hendak berolahraga.

"Gimana ya kan ganggu perjalanan orang, pejalan kaki. Posisi kita emang salah sih, ganggu pejalan kaki," ujar dia (isa/gbr)