RI Kecam Bom Yordan
Kamis, 10 Nov 2005 20:47 WIB
Jakarta - Presiden Susilo B. Yudhoyono (SBY) mengecam keras serangan teroris terhadap tiga buah hotel di Yordania. Aksi tersebut memakan korban jiwa sebanyak 67 orang dan satu diantaranya adalah WNI."Presiden atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang sedalam-dalamnya atas tragedi ini," kata Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal, pada wartawan malam ini di Kantor Presiden, Jakarta. Mengenai korban WNI yang meninggal, menurut Dino, SBY telah menginstruksikan pihak KBRI Jordania agar segera mengevakuasi jenazahnya ke Tanah Air. Sementara dua korban luka-luka, akan dirawat sampai sembuh di rumah sakit di Amman. Lebih lanjut Dino mengatakan, SBY menyerukan kembali perlunya solidaritas global melawan ancaman terorisme. Karena serangan teroris dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Aksi di Yordania itu sendiri membuktikan aksi terorisme di luar negeri, membawa dampak bagi negara lain dengan tewasnya warga negara bersangkutan. "Aksi teroris merupakan ancaman global. Siapapun di manapun, dan kapanpun, dapat bisa jadi korbannya," imbuh Dino.Bom bunuh diri itu telah menewaskan sekitar 67 orang. Ledakan terjadi Rabu malam di Radisson SAS, Hotel Grand Hyatt, dan Days Inn.
(ddn/)











































