Perry, Basis Jazz Indonesia Jadi Korban Tewas Bom Yordan
Kamis, 10 Nov 2005 18:14 WIB
Jakarta - Korban tewas bom Yordania dari Indonesia terungkap sudah. Namanya adalah Perry Pattiselanno (sebelumnya ditulis dengan ejaan berbeda). Di kalangan pecinta jazz, namanya cukup dikenal. Perry berusia sekitar 55 tahun.Kepastian ini disampaikan pengamat yang juga wartawan musik, Remy Soetansyah, pada detikcom lewat pesan singkatnya, Kamis (10/11/2005) pukul 17.50 WIB. "Bung Perry meninggal seketika di atas pentas dengan memegang basnya," kata Remy.Sementara itu informasi dari KBRI di Amman, Yordania, menyebutkan, beberapa menit sebelum bom bunuh diri menyalak, Perry tengah bermain musik bersama Pinky Safira (kakak drumer Mocca) yang dikenal sebagai penyanyi jazz. Haryanto mengiringi dengan dentingan piano.Mereka bermusik di Hotel Grand Hyatt, Amman. Baru 10 menit, tiba-tiba blaaarrr....bom meledak. Jubir Deplu Marty Natalagewa sebelumnya menyebutkan bahwa korban tewas ada satu orang, sedangkan dua lainnya cidera. Sedangkan Menlu Hassan Wirajuda menyebutkan, korban tewas satu orang, satu lainnya terluka.Sementara, Pinky yang semula dikabarkan jadi korban tewas, hanya menderita cidera di kakinya. Keluarga pun bersyukur.
(nrl/)











































