detikNews
Sabtu 26 Oktober 2019, 08:38 WIB

Sowan ke Jusuf Kalla, Airlangga Sampaikan Undangan Khusus

Uji Sukma Medianti - detikNews
Sowan ke Jusuf Kalla, Airlangga Sampaikan Undangan Khusus Foto: Partai Golkar
Jakarta - DPP Partai Golkar yang dipimpin oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menggelar silaturahmi dengan Jusuf Kalla. Airlangga tak hanya datang sendiri, ia juga ditemani oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menpora Zainuddin Amali dan Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsudin.

Dalam pertemuan penuh keakraban ini, Airlangga menyampaikan undangan khusus untuk Jusuf Kalla. Tokoh senior partai Golkar itu diundang dalam malam puncak acara HUT Golkar ke-55 pada awal November 2019.

Pada acara itu, Partai Golkar akan memberikan penghargaan Award of the Highest Distinction kepada mantan Ketua Umum Golkar, Jusuf Kalla.

"Sebagai kader partai, dengan posisi sebagai Wapres dalam dua periode kepemimpinan yang berbeda, beliau berhasil memberikan sumbangan yang extraordinary kepada Bangsa Indonesia," ungkap Airlangga dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/10/2019).


Selain mengundang JK dalam puncak acara HUT Golkar, pertemuan malam itu juga menjadi ajang diskusi kader-kader Partai Golkar yang kini berada di kabinet dan badan legislatif, seperti DPR.

Pasalnya, ada tantangan besar yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Partai Golkar guna mensukseskan pembangunan Indonesia Maju.

"Golkar akan mengawal Pemerintahan Jokowi Maruf Amin meraih kemajuan ekonomi yg mensejahterakan rakyat." kata Airlangga.

Presiden Jokowi juga sudah menjelaskan alasannya menduetkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan Airlangga sebagai Menko Perekonomian. Duet itu akan menjadi garda terdepan tim ekonomi Indonesia.

"Berkaitan dengan tim ekonomi, saya melihat duet antara Pak Airlangga sebagai Menko dengan Bu Sri sebagai Menteri Keuangan, duet ini sudah saling mengerti. Sudah saling tahu apa yang akan dikerjakan saat menghadapi tekanan tantangan eksternal ekonomi global yang tidak menentu, sulit diprediksi, sehingga saling pengertian ini penting sekali untuk ke dalam kabinet kita ini," ungkap Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan.


Seperti diketahui, saat ini Indonesia juga tak terhindar dari dampak pelemahan ekonomi global. Presiden Jokowi pun meminta agar duet Sri Mulyani dan Airlangga menjadi roda penggerak kinerja bidang perekonomian agar bisa melewati masa-masa kritis ekonomi dunia.

Jokowi mengingatkan bahwa tim ekonomi Kabinet Indonesia Maju harus bisa menguasai lapangan dan berkonsolidasi dengan berbagai pihak. Harapannya semua tantangan bisa dilalui bersama-sama.

"Saya ingin konkret-konkret saja. Sesuai yang saya sampaikan di dalam pidato pelantikan, bukan hanya send saja tetapi deliver. Ini penting sekali sehingga betul-betul setiap anggaran, setiap kebijakan yang ada betul-betul bisa, menetas," pungkasnya.
(ujm/ujm)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com