Round-Up

Ketum Projo ke Prabowo: Dulu Menyerang, Kini Sayang

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 26 Okt 2019 07:01 WIB
Foto: Budi Arie Setiadi (Andhika Prasetya/detikcom)
Foto: Budi Arie Setiadi (Andhika Prasetya/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Projo Budi Arie ditunjuk menjadi Wakil Menteri Desa (Wamendes PDTT) dan berada dalam satu kabinet bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dulu, dia kerap menyerang Prabowo ketika masih menjadi rival kuat Jokowi. Kini, dia mengaku mulai sayang.

Sebagaimana diketahui, Ketum Projo Budi Arie resmi dilantik menjadi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) oleh Presiden Jokowi pada hari Jumat (25/10/2019). Dia masuk dalam Kabinet Indonesia Maju bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.


Projo sendiri diketahui merupakan organisasi relawan yang cukup gencar mendukung Jokowi. Dari mulai Pilpres 2014 hingga Pilpres 2019.

Bukan hanya sekadar mendukung Jokowi saja, Projo pun kerap menjadi benteng utama Jokowi. Projo juga tak segan-segan untuk menyerang Prabowo yang jadi rival kuat Jokowi.


Ketum Projo ke Prabowo: Dulu Menyerang, Kini SayangFoto: Ketum Projo Budi Arie dengan Jokowi (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Salah satunya saat kehebohan pidato Prabowo yang mengungkapkan tentang ramalan Indonesia bubar yang dikutip dari novel fiksi berjudul 'Ghost Fleet'. Pidato itu secara tak langsung untuk menyerang pemerintahan Jokowi. Saat itu, Budi Arie balik menyerang Prabowo.

"Para tokoh dan pemimpin nasional harusnya menerbitkan gairah dan optimisme. Jangan novel fiksi 'Ghost Fleet' dijadikan referensi untuk pidato politik. Mengelola negara dan bangsa jangan berdasarkan fiksi," kata Budi kepada wartawan, Kamis (22/3/2018).
Selanjutnya
Halaman
1 2