Sekjen KIK Kumpul Lagi, Singgung Hanura-PKPI-PBB yang Tak Masuk Kabinet

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 25 Okt 2019 21:25 WIB
Foto: dok. Istimewa
Foto: dok. Istimewa
Jakarta - Sekjen Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pendukung Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin kembali menggelar pertemuan hari ini. Pembahasan soal partai-partai yang belum ada di Kabinet Indonesia Maju sempat muncul.

"Biasa kami kan rutin sebulan sekali ngumpul, ngobrol. Kemudian membahas persoalan kabinet. Ada yang belum masuk (kabinet), Hanura, PKPI, sama PBB bagaimana gitu kan. Sempat disinggung, sempat dibicarakan," kata Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noor saat dimintai konfirmasi, Jumat (25/10/2019).


Namun, Ferry menyebut, KIK tetap solid. Sekjen PPP Arsul Sani disebut akan mencoba membicarakan soal partai-partai yang belum masuk kabinet ini kepada Presiden Jokowi.

"Ya intinya tim KIK ini yang 10 partai ini tetap masih solid. Jadi teman-teman yang, tadi ada Pak Arsul, Pak Arsul juga akan coba bicara sama Presiden, sama timnya," ujar Ferry.


Pertemuan para sekjen itu berlangsung petang hari ini di kawasan Bundaran HI. Sekjen Perindo Ahmad Rofiq menyebut para sekjen mengapresiasi pelantikan para menteri dan wakil menteri di Kabinet Indonesia Maju.

"Kami semua mengapresiasi atas pelantikan menteri dan wamen. Semoga dukung Pak Presiden dengan segala keputusannya. Kami optimistis Indonesia akan semakin maju dalam lima tahun ke depan," ucap Rofiq.

Dalam pertemuan itu, hadir Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen PKB Hasanudin Wahid, Sekjen Hanura Heri Lontung Siregar, Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan, Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, dan Sekjen PBB Afriansyah Ferry Noor. Politikus PKB Hanif Dhakiri juga hadir.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto absen lantaran tengah berada di luar kota, Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus juga absen karena menghadiri rapat fraksi di DPR. Sekjen NasDem Johnny G Plate juga tak hadir karena ada agenda lain. (azr/knv)