Seribuan Orang Padati Lokasi Sarang Dr Azahari
Kamis, 10 Nov 2005 17:22 WIB
Batu -
Tewasnya gembong teroris Dr Azahari membuat penasaran banyak orang. Warga tidak puas dengan tayangan di media massa. Karena itu, saat ini, warga menyerbu rumah itu untuk melihat dari dekat lokasi tewasnya Azahari. Hingga saat ini, sudah ada 1.000-an orang. Jadilah, kini perumahan Flamboyan Indah, Kota Batu, seperti pusat rekreasi. Warga tua-muda dan anak-anak tumplek blek ke sarang Azahari ini. Mereka tidak hanya datang dari Kota Batu, tapi banyak juga warga dari Malang dan juga daerah lainnya di Jawa Timur. Pemantauan detikcom, Kamis (10/11/2005) pukul 16.30 WIB, Jl. Flamboyan Raya 1 dan Jl. Flamboyan Raya 2 sangat dipadati warga. Penuh sesak. Mereka datang ke tempat bersejarah ini dengan mengendarai roda empat ataupun roda dua.Parkir kendaraan bermotor di sekitar lokasi pun tampak sangat panjang. Bahkan, saat ini warga mulai memarkir kendaraannya di Jl. Trunojoyo, yang jaraknya sekitar 1,5 km dari lokasi. Setelah memarkir kendaraannya di Jl. Trunojoyo, warga berjalan kaki mendekati rumah kontrakan Azahari itu. Padatnya pengunjung juga dimanfaatkan warga sekitar dengan membuka parkir dadakan di Jl. Raya Flamboyan Elok. "Lumayan mas, bisa dapat tambahan pendapatan," kata Sujarwo, salah seorang tukang parkir. Warga yang sebagian besar membawa serta anak-anaknya itu memang tidak bisa masuk ke dalam rumah Azahari itu. Mereka hanya bisa melihat rumah Azahari dari jarak 25 meter. Sebab, kawasan itu memang sudah dipasangi police line dan dijaga ketat aparat. Supangat, warga Kecamatan Kujon, 5 km di atas kota Batu, yang datang ke lokasi bersama anak-anak dan istrinya mengaku penasaran dengan tewasnya Azahari. Dia mengaku ingin melihat rumah yang ditempati Azahari. "Saya tidak puas melihat dari televisi," ungkap dia. Sementara itu, di depan rumah Azahari, saat ini sudah didirikan tenda yang digunakan untuk proses identifikasi tim labfor.
(asy/)










































