Amalan-amalan Rasulullah Menjelang Maghrib dan Doanya

ADVERTISEMENT

Amalan-amalan Rasulullah Menjelang Maghrib dan Doanya

Lusiana Mustinda - detikNews
Jumat, 25 Okt 2019 17:24 WIB
Amalan menjelang maghrib. Foto: istock
Jakarta - Menjelang Maghrib ada anjuran untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Rasulullah SAW pun seperti dirawayatkan dalam beberapa hadits memberikan anjuran terkait amalan-amalan menjelang Maghrib.

Rasulullah menganjurkan menutup pintu-pintu rumah saat Magrib tiba. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim Rasulullah SAW bersabda: "Jika masuk awal malam, beliau mengatakan: jika kalian memasuki waktu sore, maka tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran pada saat itu. Jika sudah lewat sesaat dari awal malam, bolehlah kalian lepaskan anak-anak kalian. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup."



Rasulullah juga bersabda, "Jangan lepaskan hewan-hewan ternak dan anak-anak kalian ketika matahari terbenam sampai berlalunya awal isya karena para setan berkeliaran antara waktu terbenamnya matahari sampai berlalunya awal Isya."

Amalan-amalan lain yang bisa dilakukan sambil menunggu waktu Maghrib dan Isya yang dikutip dalam buku "Sunnah Rasulullah Sehari-hari" oleh Syaikh Abdullah bin Hamoud Al Furalh, yaitu: sholat sunnah dua rakaat.

Hal ini didasarkan pada hadist Abdullah bin Mughaffal al Muzani, Rasulullah bersabda,"Antara dua adzan dan shalat." Beliau mengulangnya tiga kali dan pada kali yang ketiga beliau bersabda,"Bagi yang ingin."

Setelah melakukan sholat Maghrib dikutip dalam islam.nu.or.id rangkaian dzikir dan wirid yang perlu dibaca adalah:

- Membaca surat Al-Fatihah

- Membaca Surat Al-Ikhlas

- Membaca surat Al-Falaq

- Membaca surat An-Nas

- Membaca ayat kursi

- Membaca tasbih sebanyak 33 kali

- Membaca istighfar 3 kali

- Membaca tahmid sebanyak 33 kali

- Membaca shalawat


Rangkaian susunan wirid ini sebagian besar dikutip dari Perukunan Melayu, ikhtisar dari karya Syekh M Arsyad Banjar, [Jakarta, Al-Aidarus: tanpa tahun], halaman 11-12. Rangkaian wirid ini dibaca sesudah salam sembahyang Maghrib dan Subuh.






(lus/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT