Wabup Bogor Prediksi Puncak Bakal Lebih Macet dengan Sistem 2-1

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 25 Okt 2019 14:35 WIB
Foto: Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan (Sachril-detikcom)
Foto: Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan (Sachril-detikcom)
Bogor - Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, akan diuji coba sistem 2-1 pada 27 Oktober 2019 mendatang. Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menyebut, sistem 2-1 bisa menyebabkan kemacetan lebih parah daripada sistem satu arah (one way).

"Yang saya khawatirkan, ada persilangan antara orang menyeberang, yang masuk gang, dan angkot. Itu yang masalah," kata Iwan, di Masjid Jami Al Karimah, Desa Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jumat (25/10/2019).

Iwan mengatakan, sistem 2-1 seperti penerapan contraflow di jalan tol. Pemberlakuan contraflow di jalan tol, kata Iwan, tidak masalah. Hal ini dikarenakan tidak ada angkot yang berhenti, orang menyeberang, dan kendaraan yang berbelok masuk ke dalam gang.



Sementara uji coba sistem 2-1 yang disebut Iwan seperti pemberlakuan contraflow di jalan tol, harus dipersiapkan secara matang. Hal ini dikarenakan ada masalah di persimpangan.

"Contraflow itu dalam posisi mobil tidak ada hambatan. Sistem 2-1 ini pasti ada hambatan," ungkap dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2