Hulu Batang Maek Sumbar Tercemar Tambang Timah, Ribuan Ikan Mati

Jeka Kampai - detikNews
Kamis, 24 Okt 2019 17:18 WIB
Ribuan ekor ikan mati di hulu Sungai Batang Maek yang diduga akibat tercemar tambang timah (Dok. Walhi Sumbar)
Ribuan ekor ikan mati di hulu Sungai Batang Maek yang diduga akibat tercemar tambang timah (Dok. Walhi Sumbar)
Padang - Ribuan ikan ditemukan mati di hulu Sungai Batang Maek yang terletak di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Kematian ikan-ikan tersebut diduga akibat terjadinya pencemaran di daerah hulu sungai, tepatnya di Nagari Tanjuang Pauah dan Nagari Tanjuang Balik.

"Bau busuk sekarang menyengat di sekitar lokasi. Ikan-ikan ukuran kecil hingga berukuran lebih satu meter kini bergelimpangan di aliran sungai," tulis Direktur Walhi Sumbar, Uslaini Caus, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (24/10/2019).

Hulu Batang Maek merupakan salah satu sumber air yang mengisi waduk PLTA Koto Panjang. Banyak nelayan yang mencari ikan di sekitar waduk PLTA Koto Panjang.


Menurut Uslaini, kematian ikan sudah berlangsung sejak dua hari terakhir dan jumlahnya semakin banyak.

Walhi Sumbar sudah menurunkan tim ke lapangan melakukan pengecekan dan pengambilan sampel air, lumpur, dan ikan yang mati di hulu Batang Maek. Sampel yang diambil akan diteliti di laboratorium guna mengetahui penyebab kematian ribuan ikan.

Hulu Batang Maek Sumbar Tercemar Tambang Timah, Ribuan Ikan MatiFoto: Dok. Walhi Sumbar

Dalam pengecekan lapangan yang dilakukan Tim Walhi Sumbar ditemukan fakta bahwa tidak jauh dari kematian ribuan ikan, beberapa ratus meter ke daerah hulu terdapat aktivitas pertambangan timah hitam milik PT Berkat Bhineka Perkasa (BBP).

Selanjutnya
Halaman
1 2