KontraS Kecam Pengangkatan Prabowo Jadi Menhan

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 24 Okt 2019 15:18 WIB
KontraS mengecam pengangkatan Prabowo sebagai Menhan. (Isal/detikcom)


Dimas mengatakan pemerintahan Jokowi tidak pernah belajar dalam kasus pengangkatan terduga pelanggaran HAM sebagai pejabat publik. Dimas menyebut salah satunya ketika Jokowi mengangkat Wiranto sebagai Menko Polhukam.

"Bahwasanya rezim Pak Jokowi yang mana sudah kedua kalinya itu seolah tidak pernah belajar dengan mengangkat terduga pelanggaran HAM sebagai pejabat publik. Contohnya paling gamblang adalah pengangkatan Pak Wiranto tahun 2016 sebagai Menko Polhukam, yang jelas-jelas menghambat penyelesaian pelanggaran HAM masa lalu dan malah menambah masalah baru dengan mengeluarkan kebijakan yang kontraproduktif dengan penyelesaian pelanggaran HAM yang berkeadilan," ujar Dimas.

Dengan mengangkat terduga pelanggar HAM sebagai pejabat, sebut Dimas, Jokowi memberi perlindungan kepada terduga pelanggaran HAM agar tidak diproses hukum.

"Dengan pengangkatan Pak Prabowo, secara tidak langsung Pak Jokowi juga memberikan perlindungan kepada terduga pelanggaran HAM agar tidak bisa diproses secara hukum. Ini menjadi catatan yang regresif atau seolah-olah mundur untuk penyelesaian kasus pelanggaran ham berat masa lalu," ujar Dimas.

Dari catatan KontraS, Prabowo memiliki catatan kelam saat menjabat Danjen Kopassus pada 1998. Prabowo disebut turut bertanggung jawab atas kasus penghilangan paksa 23 aktivis prodemokrasi dengan memberikan perintah Tim Mawar untuk melakukan praktik penghilangan orang secara paksa.