detikNews
2019/10/24 15:18:56 WIB

KontraS Kecam Pengangkatan Prabowo Jadi Menhan

Isal Mawardi - detikNews
Halaman 1 dari 3
KontraS Kecam Pengangkatan Prabowo Jadi Menhan KontraS mengecam pengangkatan Prabowo sebagai Menhan. (Isal/detikcom)
Jakarta - KontraS mengecam Presiden Jokowi yang mengangkat Prabowo Subianto menjadi Menteri Pertahanan. Alasan KontraS, Prabowo merupakan terduga kasus pelanggaran HAM di Indonesia.

"Kita coba untuk mengecam keras keputusan Bapak Jokowi untuk mengangkat terduga pelanggaran HAM yang sebelumnya di dua kesempatan pemilu adalah lawan atau kompetitor terberat dalam pemilihan presiden. Tapi di pengujung waktu, malah Bapak Jokowi mengangkat Bapak Prabowo (sebagai Menhan)," ujar Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Dimas Bagus Arya, di kantor KontraS, Jalan Kramat II, Senen, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

Dimas menduga adanya permainan politik transaksional dalam pengangkatan Prabowo sebagai Menhan. Menurutnya, keterlibatan Prabowo dalam jajaran kabinet dianggap menghambat penuntasan kasus pelanggaran HAM.



"Pengangkatan Pak Prabowo kita sempat sama-sama tahu bahwa urusannya bukan hanya soal politik substansi semata, tapi ada permainan politik transaksional yang akhirnya menyebabkan Pak Jokowi menembus batas dengan mengangkat lawan di dua pemilu sebelumnya dan dia menggunakan bahasa ini di setiap kampanye ketika berkontestasi dengan Prabowo, yaitu terduga pelanggar HAM, untuk masuk dalam jajaran kabinet. Itu menciptakan distorsi politik yang, menurut kami, bisa mengancam masa depan penuntasan pelanggaran HAM menjadi lebih terjal lagi," ujar Dimas.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com