Siswa di Palembang Gelar Aksi 'Asap Kapan Berakhir?'

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 24 Okt 2019 13:24 WIB
Foto: Siswa TK dan SD Demo kabut asap (Raja-detikcom)
Palembang - Puluhan siswa di Kota Palembang, Sumsel, menggelar aksi terkait kabut asap. Aksi digelar dengan membacakan puisi dan surat terbuka untuk pemerintah.

Aksi ini digelar di sekolah Tahfizh Plus Khoiro Ummah, Kalidoni, Kota Palembang. Aksi protes disampaikan dengan mengusung tema 'Jeritan Hati Anak Melawan Kabut Asap".

Siswa membawa poster berisi kalimat sindiran dan harapan ada tindakan nyata dari pemerintah. Mereka minta pemerintah segera tanggap atas bencana kabut asap.

"Pembakar hutan tak punya hati dan yang membiarkan lahan tidak punya nyali," demikian isi poster tersebut.





Tidak hanya poster, beberapa siswa juga membacakan puisi. Puisi dibacakan dihadapan guru sebagai rasa keprihatinan melihat kabut asap tak kunjung berakhir.

"Aksi ini bentuk keprihatinan kita melihat kabut asap di Palembang yang tidak juga berakhir. Anak-anak banyak sedih karena tidak bisa masuk akibat kabut asap," ujar Kepala Sekolah Khoiro Ummah, Nurlella saat ditemui, Kamis (24/10/2019).

Dikatakam Nurlella, selama kabut asap tercatat telah dua kali siswa diliburkan. Namun sampai hari ini kabut asap juga tidak kunjung hilang, bahkan kian parah.

"Kita sudah dua kali diliburkan dan anak-anak banyak yang merasa sesak napas. Ada juga yang ISPA, susah napas, mata pedih dan pilek akibat kabut asap," kata Nurlella.

Aksi sendiri, kata Nurlella bukan pertama kali dilakukan. Aksi serupa penah digelar pada tahun 2015 lalu, saat itu kabut asap pekat menyelimuti Palembang pada pagi hingga malam hari.

Sementara seorang siswa, Billal Habibi mengaku sesak, mata perih dan dirinya tidak bisa sekolah akibat kabut asap. Ia pun meminta pemerintah segera turun tangan dan serius mengatasi persoalan kabut asap.

"Sesak, mata perih dan kami nggak bisa sekolah. Pemerintah bertanggungjawab dan memberi sanksi untuk pemmbakar hutan dan lahan, kasih perobatan gratis," kata Habibi.

Kabut asap menyelimuti Palembang dari beberapa bulan terakhir. Tetapi kabut asap akhir-akhir ini kembali menyelimuti Palembang sejak pagi hari. (ras/fdn)