CH Dikader Azahari Merakit Bom

CH Dikader Azahari Merakit Bom

- detikNews
Kamis, 10 Nov 2005 13:32 WIB
Jakarta - CH, anak buah Azahari, yang memberitahukan keberadaan bosnya kepada aparat kepolisian saat ditangkap di Semarang ternyata sedang dikader Azahari jadi perakit bom.Pengkaderan dilakukan di rumah yang dikontrak gembong teroris tersebut di Jalan Flamboyan Raya II, Blok A Nomor 7, Perumahan Flamboyan Indah, Batu, Malang, Jawa Timur. Hal ini membuat aparat yakin Azahari bersembunyi di rumah tersebut."Sampai saat ini CH masih diselidiki lebih jauh. Saya juga belum tahu apakah CH mengetahui keberadaan Noordin M Top. Tapi yang jelas dia benar-benar tahu adanya Azahari di rumah tersebut, sebab ia mengaku sedang dilatih untuk merakit bom oleh Azahari," papar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Aryanto Boedihardjo.Aryanto menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Gedung Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (10/11/2005).Keterangan CH dianggap mampu menepis keraguan masyarakat tentang sosok Azahari yang berada di rumah tersebut. Sebab pagi hari sebelum kejadian, orang yang berinisial CH ke luar dari rumah tersebut. Kemudian pada siang harinya, CH ditangkap oleh kepolisian di Semarang. "CH ini mengaku di dalam rumah tersebut ada Azahari. Dari anggota polri sendiri sebelum melakukan penyergapan sempat mengintip ke dalam rumah dan bisa dipastikan Azahari berada di dalam. Nah sekarang kami sedang melakukan uji lab, sidik jari dan DNA," papar Aryanto.Menurut informasi yang beredar, CH adalah kependekan dari Cholil, versi lain menyebut Chosin.Pemilik VilaSementara, mengenai kabar dilepasnya pemilik rumah setelah proses pemeriksaan Kamis pagi, Aryanto mengaku tidak tahu. "Wah itu teknis penyidikan. Namun seberapa jauh hasil pemeriksaan ya nanti saya lihat dulu. Kalau bisa dipublikasikan ya akan dipublikasikan," katanya.Sekadar diketahui, Vila Nova yang dikontrak Azahari dkk dimiliki warga Surabaya berinisial S. S dan anaknya telah diperiksa Polres Surabaya Timur Rabu malam hingga Kamis pagi karena mengontrakkan rumah itu pada teroris pada Agustus 2005. Namun status keduanya adalah saksi dan polisi sudah melepas mereka. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads