Udara di Palembang Berbahaya Akibat Kabut Asap, Warga Pusing-Sesak Napas

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 23 Okt 2019 18:42 WIB
Kabut asap masih menyelimuti Palembang (Raja Adil Siregar/detikcom)


"Hari ini beda asapnya. Kepala pusing, mata juga pedih. Anak saya juga sama, merasakan pusing," terang salah satu warga, Marlina, saat di ditemui Taman Makam Pahlawan Palembang.


Diakui wanita berusia 34 tahun tersebut, ketika berkendara sore dan malam hari, mata terasa sangat pedih. Bahkan mata disebut berair jika berkendaraan cukup jauh.

"Ini pedihnya beda, pedih asap. Rasanya berdiri di dekat asap bakaran, lama-lama pedih kalau dipaksa naik motor," imbuh Marlina.


Berdasarkan pantauan detikcom, kabut asap sisa karhutla memang terjadi dari bulan lalu. Namun kabut asap mulai pekat sore dan malam hari terjadi sejak dua hari terakhir.

Salah satu penyebab masuknya asap sore dan malam hari disebut faktor arah angin. Angin dari titik kebakaran di Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir dan Banyuasin mengarah ke Palembang.
(ras/jbr)