Tim Jihandak Temukan 30 Rangkaian Bom di Sarang Azahari

Tim Jihandak Temukan 30 Rangkaian Bom di Sarang Azahari

- detikNews
Kamis, 10 Nov 2005 11:13 WIB
Malang - Rumah persembunyian Azahari memang menjadi sarang bom. Meski rumah yang dikontrak Azahari hancur berantakan, namun masih saja ditemukan banyak bom. Jumlahnya sekitar 30 bom. Bom-bom itu akan dijinakkan Tim Jihandak Polri. Penemuan 30 bom di sarang Azahari ini disampaikan Kapolri Jenderal Pol Sutanto kepada wartawan seusai menjenguk Bripka Khairuddin, anggota polisi yang tertembak kakinya saat penyergapan Azahari, di RS Syaiful Anwar, Malang, Kamis (10/11/2005). "Ditemukan 30 rangkaian bahan peledak di dalam rumah, yang kemungkinan akan digunakan untuk melakukan pengeboman," kata Kapolri. Menurut Kapolri, Tim Jihandak (Gegana) sedang berusaha menjinakkan 30 rangkaian bom itu. Kapolri juga menyampaikan bahwa proses identifikasi terhadap tiga orang yang tewas di sarang Azahari itu akan segera dilakukan Polri. Pihaknya tidak akan meminta bantuan negara lain, karena Tim Forensik Polri sudah bisa mengatasi semuanya. Untuk lebih memastikan bahwa satu dari tiga pria yang tewas itu adalah Azahari, polisi akan melakukan tes DNA dan sidik jari. Kapolri meminta masyarakat bersabar, karena Polri harus melakukan proses identifikasi sesuai prosedur yang benar. Sementara itu, hingga pukul 10.55 WIB, Tim Gegana dan Tim Forensik Polri masih berada di dalam rumah yang dijadikan persembunyian Azahari itu. Ketiga mayat yang salah satunya diyakini Azahari masih berada di dalam rumah, belum dievakuasi. Wartawan masih menunggu perkembangan proses evakuasi dan identifikasi dengan menunggu di lokasi yang berjarak sekitar 100 meter dari TKP. Sementara masyarakat masih berada di sekitar lokasi untuk menonton perkembangan kematian Azahari ini. (asy/)


Berita Terkait