detikNews
Rabu 23 Oktober 2019, 10:32 WIB

Anies Minta Rancangan Anggaran 2020 Disisir Ulang

Arief Ikhsanudin - detikNews
Anies Minta Rancangan Anggaran 2020 Disisir Ulang Foto: Gedung Balai Kota DKI Jakarta. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk menyisir ulang rencana anggaran 2020. Penyisiran untuk memastikan tidak ada anggaran yang terbuang.

"Jangan ada pengeluaran yang tidak perlu. Kalau tidak perlu, ya nggak usah dikeluarkan. Diberikan kepada tempat lain yang lebih penting," ujar Anies usai memberikan pengarahan rencana Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (23/10/2019).

Pengecekan ulang dikerjakan dengan menyisir rencana anggaran tiap kegiatan. Jangan sampai ada anggaran yang ganda.





"Tadi lebih pada perintah untuk menyisir ulang semua anggaran agar tidak muncul satu duplikasi, misalnya kebutuhan teknologi sudah disiapkan di Smart City, tapi kemudian dinas-dinas menyelenggarakan. Itu kan duplikasi, padahal bisa kerja sama," sambungnya.

Diminta juga mengecek pengadaan alat-alat sekali pakai yang sering dianggarkan setiap tahun.

"Jangan sekedar karena tahun lalu ada tinta maka tahun ini beli tinta. Tintanya sudah habis atau belum? Kalau semua lakukan hal sama, ya kita buang-buang uang. Jadi barang habis pakai cek status sampai mana," ujar Anies.

Selain itu, Anies juga meminta untuk acara yang melibatkan masyarakat, anggaran harus lebih banyak pada hal yang dirasakan masyarakat daripada dana operasional acara.

"Kegiatan masyarakat, kegiatan yang dirasakan masyarakat harus lebih besar dari penyelenggaraannya. (Misalkan) kegiatan lomba tapi hadiah 7% dari ongkosnya, ini sebetulnya apa? Masa dari biaya 7% untuk hadiah. Ini namanya lomba," imbuh dia.

Anies pun meminta ada penjelasan soal anggaran pembangunan. Pembelian bahan dan pengerjaan proyek harus diperjelas.

"Kegiatan pembangunan, kita menggunakan bahan alat material dari mana. Memilih dari lokal, lokal daerah Jakarta atau luar Jakarta. Menggunakan tukang atau pabrik, itu semua di-review," ujar Anies.




Simak juga video Anies Imbau Pengguna Sepeda Pakai Google Maps:

[Gambas:Video 20detik]




(aik/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com