Masih Banyak PR, Ketua MPR Minta Polri Tak Berpuas Diri

Masih Banyak PR, Ketua MPR Minta Polri Tak Berpuas Diri

- detikNews
Kamis, 10 Nov 2005 09:51 WIB
Jakarta - Jajaran Kepolisian RI diminta tidak berpuas diri atas kuatnya dugaan Dr Azahari telah tewas. Sebab masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan polisi. Selain itu pelaku teror lainnya seperti Noordin M. Top dan Omar Al Farouq masih bebas berkeliaran. "Kita mengapresiasi hasil polisi yang menumpas aksi terorisme sekalipun baru akan dipastikan apakah yang tertembak itu benar-benar Azahari. Tapi ini bukan sesuatu yang harus dianggap puas karena polisi juga ada yang tertembak," kata Ketua MPR Hidayat Nurwahid.Hidayat, usai Ziarah Nasional dan Upacara Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Kamis (10/11/2005), mengingatkan Polri soal belum tuntasnya kasus bom Bali serta penembakan di Poso. "Jadikan prestasi ini untuk memacu kerja aparat menyelesaikan pekerjaan rumah besar lainnya," katanya.Hidayat juga meminta polisi dan aparat keamanan lainnya untuk terus bekerja menghadirkan rasa aman di Jakarta. Namun upaya menghadirkan rasa aman itu tidak boleh berlebihan. "Jangan sampai kejadian kemarin melupakan pekerjaan rumah lainnya dan ada salah tembak," tegasnya.Azahari, gembong teroris yang bertanggung jawab atas sejumlah peledakan bom di Indonesia, diyakini tewas dalam penggerebekan terhadap sebuah rumah di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (9/11/2005) petang kemarin.Keyakinan tewasnya Azahari ini disampaikan oleh Kapolri Jenderal (Pol) Sutanto. Kapolri yakin yakin Dr Azahari terdapat di antara tiga orang yang tewas dalam penggerebekan itu. (gtp/)


Berita Terkait