PAN Tak Kebayang Rapat di DPR Bareng Menhan Prabowo, Ini Respons Gerindra - Halaman 2

PAN Tak Kebayang Rapat di DPR Bareng Menhan Prabowo, Ini Respons Gerindra

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 23 Okt 2019 05:47 WIB
Foto: Prabowo usai bertemu Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)
Foto: Prabowo usai bertemu Jokowi (Andhika Prasetia/detikcom)


Habiburokhman berharap, ke depannya tidak ada lagi pihak-pihak yang mempertentangkan pemikiran Jokowi dan Prabowo. Sebab, keduanya memiliki cita-cita yang mulia dalam bidang pertahanan.

"Saya harap juga tidak ada yang mempertemtangkan pokok-pokok pikiran Pak Jokowi dan Pak Prabowo soal pertahaman. Selama ini merrka sdh melakukan dialog dan koordinasi, keduanya punya cita-cita yang sama mulia yakni mewujidkan pertahanan yang kuat. Sebagai menteri yang merupakan pembantu presiden justru lebih mudah bagi Pak Prabowo menjampaikan masukan kepada Pak Presiden, begitu juga sebaliknya," tuturnya.

PAN tidak mempermasalahkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menerima tawaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantunya di kabinet. Namun PAN mengaku kaget saat Prabowo akhirnya merapat ke Istana.

"Tapi tentu kita kaget juga Pak Prabowo mau jadi menteri ya. Saya nggak kebayang itu capres nanti raker sama Komisi I gitu kan. Nanti jangan-jangan (disebut) 'Pak Capres, eh bukan, Pak Menteri' gitu. Nah nanti orang nanya begitu kan," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10/2019).



Seperti diketahui, Prabowo akan menempati kursi Menteri Pertahanan. Kementerian Pertahanan merupakan salah satu mitra kerja Komisi I DPR RI.

Meski ada pro dan kontra dengan merapatnya Gerindra ke pemerintah, menurut Yandri, keputusan akhir tetap ada di Jokowi. Yandri sekali lagi tak mempermasalahkan Prabowo yang akan menjadi Menhan, apalagi, Prabowo disebut bisa membersihkan namanya kembali.

"Tapi ya sudah lah, mungkin itu juga mimpi besar Pak Prabowo bisa aktif kembali, atau mungkin bisa membersihkan nama baiknya selama ini banyak pro-kontra, ya kan. Dengan adanya jadi menteri dia punya kesempatan untuk mengabdi. Bagi PAN nggak ada masalah itu," ujarnya.
Halaman

(mae/mae)