detikNews
2019/10/23 03:07:50 WIB

Isu Larangan Bendera Tauhid Diduga yang Picu Massa Geruduk Acara Gus Miftah

Syahdan Alamsyah - detikNews
Halaman 2 dari 3
Isu Larangan Bendera Tauhid Diduga yang Picu Massa Geruduk Acara Gus Miftah Gus Miftah (Foto: Mardi Rahmat/20 detik)


Hafid mengatakan, karena kejadian itu, Gus Miftah pun langsung dievakuasi ke Polres Cianjur. Hal itu dilakukan untuk menghindari tindakan-tindakan yang tidak diinginkan.

"Gus Miftah di Polres Cianjur, mereka itu di Instagram Gus Miftah ada bahasa begini Gus Miftah kalau hadir ke Jawa Barat akan dibantai itu kata Gus Miftah sendiri tadi," ungkap Hafid.

Terpisah, salah seorang warga, Rafik mengatakan penggerudukan berawal dari kedatangan rombongan massa yang membawa bendera tauhid. Pria yang saat penggerudukan berada di lokasi itu mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.15 WIB.


"Acaranya enggak sempat mulai, sekitar jam 22.15 WIB datang beberapa rombongan massa yang membawa bendera tauhid. Mereka sempat membaca lantunan selawat lalu naik ke panggung, acara tabligh akbar dibubarkan begitu saja," kata Rafik.

Video tersebut sendiri sudah diklarifikasi oleh panitia, Hafid. Hafid membantah aksinya dalam video itu merupakan perampasan bendera tauhid. Dia mengungkapkan, saat itu dirinya hanya memberikan imbauan agar santri yang datang ke lokasi HSN tidak mengibarian bendera selain bendera NU dan merah putih.

"Kita ada intruksi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), ketika hari santri seluruh indonesia itu tidak boleh ada bendera selain merah putih dan bendera NU. Hal itu juga diumumkan oleh pihak panitia, saya juga kan salah satu panitia," kata Hafid, panitia HSN Cianjur kepada detikcom, Selasa (22/10/2019) malam.



Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com