detikNews
2019/10/22 21:15:35 WIB

Kolam Kabinet Jokowi Terlalu Kecil Jadi Sebab Rekonsiliasi Terbatas?

Deden Gunawan - detikNews
Halaman 1 dari 4
Kolam Kabinet Jokowi Terlalu Kecil Jadi Sebab Rekonsiliasi Terbatas? Foto ilustrasi: Jokowi berada di dekat kolam. (Agus Suparto/detikcom)
Jakarta - Audisi menteri kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin hampir rampung. Hingga Selasa sore, 21 Oktober 2019, setidaknya sudah 88% kursi kabinet terisi. Sebanyak 32 orang telah dipanggil Jokowi ke Istana. Komposisinya sejauh ini, calon menteri berlatar belakang profesional berjumlah 15 orang, sementara politikus 14 orang.

Mereka yang dari luar partai antara lain, Mahfud MD (akademisi), Nadiem Makarim (pengusaha digital), Wishnutama (pekerja media), Erick Thohir (pengusaha), Tito Karnavian (Kapolri), Pratikno (akademisi), Nico Harjanto (surveyor), Sri Mulyani (ekonom), Basuki Hadimuljono (birokrat), Fachrul Razi (TNI), Bahlil Lahadalia (pengusaha), Budi Karya (birokrat), Bambang Brodjonegoro (ekonom), Sofyan Djalil (ekonom), Moeldoko (TNI)



Sementara dari kalangan partai ada Airlangga Hartarto (Golkar), Prabowo Subianto (Gerindra),Edhy Prabowo (Gerindra), Syahrul Yasin Limpo (NasDem), Agus Gumiwang (Golkar), Juliari Batubara (PDIP), Siti Nurbaya Bakar (NasDem), Suharso Monoarfa (PPP), Ida Fauziyah (PKB), Zainudin Amali (Golkar), Abdul Halim Iskandar (PKB), Yasonna Laoly (PDIP), Tjahjo Kumolo (PDIP), Johnny G Plate (NasDem).

Dari daftar utusan partai yang dipanggil Jokowi tampaknya tidak ada utusan dari Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), mau pun Partai Keadilan Sejahtera (PKS)."Yang kami dengar langsung dari Pak Jokowi, memang hanya Gerindra yang masuk. Selebihnya tidak ada partai lain dari kubu 02 yang masuk," ujar Budi Ari Setiadi ketua umum relawan Pro Jokowi kepada detikcom.



Selain Gerindra yang menjadi lawan utama partai koalisi pendukung Jokowi, beberapa partai lain, seperti Demokrat, PKS, dan PAN dikabarkan berupaya merapat. Namun keinginan mereka bertepuk sebelah tangan. Jokowi lebih memilih Gerindra dibanding tiga partai tersebut.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com