Diketahui kapal itu berangkat dari Sungai Karama pada Senin (21/10) pukul 07.00 Wita menuju ke Pulau Ambo, yang berada di Kecamatan Kepulauan Bala-Balakang di Mamuju. Perjalanan diperkirakan 6-7 jam, tetapi hingga Selasa (22/10) sore kapal itu belum juga tiba.
"Semestinya perjalanan normal ditempuh 6-7 jam. Namun sampai Selasa sore ini kapal tersebut belum juga tiba di Pulau Ambo," ucap Kepala Desa Bala-Balakang, Mahmud Idris, kepada wartawan, Selasa (22/10/2019).
Kapal itu mengangkut 11 orang, termasuk seorang bayi berusia 15 hari. Lantaran kapal itu tak juga muncul, Idris melaporkannya ke kepolisian dan tim pencarian.
"Saya juga sudah mengimbau warga di kepulauan untuk membantu mencari saudara kita yang belum sampai di pulau," kata Idris.
Sementara itu, belasan personel Polairud (Polisi Air dan Udara) Polres Mamuju sudah melakukan penyisiran di perairan Mamuju. Penyisiran menggunakan kapal motor yang berlangsung pada Selasa siang dimulai dari perairan Mamuju hingga perairan Tappalang Barat, tetapi belum membuahkan hasil.
"Insyaallah besok pencarian akan kami lanjutkan," kata Kasat Polair Polres Mamuju Iptu Kamali.
Simak juga video "Italia Evakuasi 7 Mayat Imigran Korban Kapal Tenggelam" :
(dhn/dhn)











































