detikNews
Selasa 22 Oktober 2019, 17:46 WIB

Bupati Bogor Dengar Curhat Calon Kades Tertekan: Ada Backup Ormas

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Bupati Bogor Dengar Curhat Calon Kades Tertekan: Ada Backup Ormas Deklarasi damai Pilkades Kabupaten Bogor 2019 (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Cibinong - Awal November 2019, pemilihan kepala desa atau pilkades di Kabupaten Bogor bakal digelar. Namun Bupati Bogor Ade Yasin mendengar adanya isu-isu miring yang menimbulkan keresahan. Ada apa?

"Ini yang saya dengar dari beberapa calon kades merasa tertekan karena salah satu calonnya di-back up ormas," kata Ade di gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (22/10/2019).



Bupati Bogor Dengar Curhat Calon Kades Tertekan: Ada Back-up OrmasBupati Bogor Ade Yasin (Sachril Agustin Berutu/detikcom)


Ade menyampaikan hal itu dalam Deklarasi Damai Pilkades 2019 yang dihadiri 1.064 calon kades. Atas kondisi itu, Ade meminta agar para calon kades bertanding dengan adil.

"Jadi, jangan lagi ada minta keamanan kepada ormas-ormas," ucap Ade.

Keamanan proses pilkades disoroti Ade secara serius. Dia menekankan pengamanan proses pilkades adalah koordinasi antara polsek dan koramil, sedangkan bagian ormas disebutnya tidak memiliki kewenangan.

"Pakai baju loreng tentara, keliling kampung seperti mau sweeping dan ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat. Mereka itu bukan tentara, bukan polisi, mereka hanya ormas dan tidak punya kewenangan ketika ada sesuatu. Kewenangan itu ada di pihak keamanan. Jangan juga ragu-ragu untuk minta bantuan kepada polsek dan koramil setempat," kata Ade.

Di tempat yang sama, Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni dan Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Harry Eko Sutrisno memastikan situasi keamanan di Kabupaten Bogor menjelang pilkades. Keduanya berharap masyarakat Kabupaten Bogor turut bekerja sama menciptakan situasi yang aman dan damai.




"Tentunya, dari belajar berdemokrasi di tingkat desa ini, kami menginginkan seluruh calon kepala desa yang tentunya punya massa, simpatisan, mungkin juga didukung oleh ormas, termasuk partai politik, tentunya bersaing secara sehat," kata Joni.

"Kami dari aparat keamanan dan TNI siap mendukung setiap tahapan pelaksanaan pilkades ini agar tertib dan damai. Babinsa setiap saat memantau dan membantu di lapangan, ditambah lagi nantinya akan ada pasukan dari luar akan membantu memperkuat kami sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Saya juga sudah memerintahkan para danramil mengecek kondisi di wilayah masing-masing agar dapat memastikan suasana kondusif di tengah-tengah masyarakat kita," imbuh Harry.

Ade Yasin menegaskan dia dan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan netral saat Pilkades. Ade Yasin mengatakan kabar yang menyebut ada calon dari Ade dan Iwan adalah bohong.

"Saya diadu-adu dengan Pak Iwan, katanya 'Bu ini calon kita, tetapi Pak Iwan ternyata menandingi dengan calonnya. Sehingga ini antara pertarungan Ade Yasin dan Iwan Setiawan'. Bohong, enggak ada itu. Sebagai kepala daerah, kami harus netral dan mendukung semua calon kepala desa. Jadi tidak boleh lagi ada yang merasa saya dekat dengan Bu Ade atau Pak Iwan, merasa sudah jadi pemenang. Itu nggak boleh," lanjut dia.

Ade menerangkan, tugas kepala daerah adalah mendukung semua calon kepala desa. Pilkades ini pun, sambungnya, harus menjadi ajang pemersatu. Ia tidak ingin ada calon kepala desa yang tidak mengenal lawannya.



Simak juga video "Gelar Konfernas, Gerindra Tentukan Arah Politik" :

[Gambas:Video 20detik]


(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com