Polisi Selidiki Kasus Pencurian Puluhan Penyu di Sanur

Polisi Selidiki Kasus Pencurian Puluhan Penyu di Sanur

Aditya Mardiastuti - detikNews
Selasa, 22 Okt 2019 14:56 WIB
Konservasi penyu Sindu Dwarawati, Sanur (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Konservasi penyu Sindu Dwarawati, Sanur (Aditya Mardiastuti/detikcom)
Denpasar - Polisi turun tangan menyelidiki kasus pencurian puluhan penyu dari kawasan konservasi di Sanur, Denpasar, Bali. Saat ini polisi masih mengumpulkan bukti dan mencari saksi-saksi.

"Kami langsung membuat tim dan dipimpin Kanit Buser, dan Kanit Intel juga gabung untuk melakukan pengumpulan bukti-bukti terhadap peristiwa yang dilaporkan," kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Nyoman Wirajaya di Mapolsek Denpasar Selatan, Jalan By Pass, Ngurah Rai, Sanur, Denpasar, Bali, Selasa (22/10/2019).

Wirajaya menyebut 9 penyu dan 15 tukik yang hilang itu terdiri atas penyu sisik, penyu lekang, dan penyu hijau. Penyu-penyu yang hilang itu memiliki diameter bervariasi, dalam kisaran 10-45 cm.



"Karena memang peristiwanya pukul 05.00 Wita, hampir di sekitar lokasi TKP masih sepi sekali, karena warung yang terdekat di TKP baru buka pukul 10.00 Wita sehingga kami tidak memiliki saksi lain selain pengurus konservasi itu saja, pengurus yang memiliki kawasan konservasi," ujarnya.

"Laporan penyu yang hilang 9, termasuk 15 ekor tukik. Kalau dirupiahkan (kerugian) sekitar Rp 15 juta," sambung Wirajaya.

Wirajaya menyebut peristiwa pencurian penyu di kawasan Denpasar Selatan baru pertama kali ini terjadi. Dia juga tak mau terburu-buru menduga pelaku pencurian puluhan penyu itu warga negara asing.

"Baru pertama kali kejadian, selama saya di sini dua tahun belum ada ditemukan (pencurian), lumayan banyak yang hilang itu. Kita tidak mau mengada-ada istilahnya warga asing atau warga lokal karena dari wajahnya mirip-mirip kaya orang asing, tapi kan tidak berani pastikan kecuali sudah tertangkap," jelasnya.

Peristiwa pencurian itu terjadi Senin (21/10) sekitar pukul 03.00 Wita. Seorang pria diduga warga negara asing menggunakan kaos warna hitam dan celana panjang jeans masuk ke kawasan konservasi dengan melompati pagar setinggi sekitar 1,5 meter.

"Kejadian pintu dikunci, tidak ada yang dirusak, digembok. Ada tanda-tanda pelaku loncat pagar, sementara terekam (pelakunya) satu bule, sudah kami laporkan ke polisi," pengurus kelompok Konservasi Penyu Sindu Dwarawati, I Made Winarta (43), saat ditemui di lokasi, Jl Sindu, Sanur, Denpasar, Bali. (ams/hed)