Penyebab Cuaca Panas dalam Beberapa Hari Terakhir: Gerak Semu Matahari

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 22 Okt 2019 14:24 WIB
Ilustrasi Jakarta, ilustrasi cuaca panas (Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom)
Ilustrasi Jakarta, ilustrasi cuaca panas (Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom)


"Dalam waktu sekitar satu minggu ke depan masih ada potensi suhu terik di sekitar wilayah Indonesia mengingat posisi semu matahari masih akan berlanjut ke selatan dan kondisi atmosfer yang masih cukup kering sehingga potensi awan yang bisa menghalangi terik matahari juga sangat kecil pertumbuhannya," ucapnya.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya angin kencang yang berpotensi terjadi di pulau Jawa, Sulawesi hingga Kalimantan. Masyarakat juga diminta menghindari aktivitas yang bisa menimbulkan kebakaran.



"BMKG mengimbau masyarakat yang terdampak suhu udara panas ini untuk minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi, mengenakan pakaian yang melindungi kulit dari sinar matahari jika beraktivitas di luar ruangan, serta mewaspadai aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki potensi tinggi karhutla," pungkasnya.
Halaman

(abw/fjp)