Mencermati perkembangan serta proses rekrutmen menteri yang dilakukan Presiden Jokowi, Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Hetifah Sjaifudian mengatakan hal ini sejalan dengan suara perempuan.
Baca juga: Drama Bupati Tetty Batal Jadi Menteri Jokowi |
"Hal ini sejalan juga dengan suara organisasi perempuan yang peduli tentang representasi perempuan di politik dalam hal ini di kabinet," ungkap Hetifah Sjaifudian dalam keterangan tertulis, Selasa (22/10/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, selaras dengan komitmen Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, yang juga telah menyatakan memberikan ruang seluas luasnya untuk kader perempuan bisa berkiprah di kepemimpinan politik, maka kader perempuan Partai Golkar yang tergabung dalam KPPG siap menyumbangkan kader perempuan potensial, dengan kapasitas, profesionalitas, dedikasi, dan integritas yang telah teruji untuk ikut berkiprah mengisi kabinet periode ke-2 Presiden Jokowi.
Ketiga, Kesatuan Perempuan Partai Golkar mengimbau Partai Golkar dan seluruh komponen bangsa agar terus berjuang meningkatkan keterwakilan perempuan yang bermakna dalam setiap sendi kehidupan bernegara demi kemajuan bangsa.
Hetifah mengungkapkan, proporsi perempuan di kabinet hendaknya bukan sekadar untuk mendulang suara, tetapi memiliki peran strategis di kabinet.
"Perempuan hendaknya jangan hanya dijadikan alat untuk mendulang suara, namun perlu diberi kesempatan ketika menyusun posisi strategis di legislatif maupun eksekutif," kata Hetifah.
Tonton video Hitung-hitungan Menteri Ala Jokowi:
(ega/ega)










































