detikNews
2019/10/22 08:31:51 WIB

Prabowo Calon Menhan, TB Hasanuddin: Lawan Tak Perlu di Posisi Strategis

Arief Ikhsanudin - detikNews
Halaman 3 dari 3
Prabowo Calon Menhan, TB Hasanuddin: Lawan Tak Perlu di Posisi Strategis Foto TB Hasanuddin: Rachman Haryanto/detikcom

Terakhir, TB meminta Jokowi mempertimbangkan ulang terkait jabatan Prabowo di kementerian. Ia meminta Jokowi menghargai kerja keras pendukungnya yang sudah mati-matian bekerja memenangkannya.

"Pendapat saya, mohon pertimbangkan ulang, teori rekonsiliasi, teori bahwa politik itu dinamis, itu dipikirkan juga oleh Pak Jokowi untuk kepentingan partai pendukung utama yang sudah mendukung mati-matian untuk kemenangan. Lalu kenapa diberikan pada orang lain? itu menurut saya tidak adil," tegasnya.

Ia pun mengkritik rekonsiliasi Prabowo-Jokowi, yang dinilainya anti klimaks. Ia juga menyebut rekonsiliasi keduanya diharapkan tidak merugikan orang banyak.

"Lalu untuk apa ada dua pasang calon presiden, kalau ujung bersatu, ya sudah lah, dari dulu anu saja, suit saja. Siapa yang mau (jadi) presiden, siapa yang jadi menteri. Sekian triliun uang dikeluarkan, mohon maaf ibarat pertempuran, para jenderal sudah makan bereng para jenderalnya. Itu luka-luka, ada yang belum selesai masalahnya," kata TB.

"Saya kemarin di DPD Jabar, jadi saya pertempuran Jabar itu titik darah penghabisan. Belum selesai itu luka itu, sekarang atas sudah makan bareng, rekonsiliasi, tapi jangan merugikan banyak orang," pungkasnya.
(aik/aan)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com